Mang Udjo: Hiburan Rakyat yang mendunia


Saung Mang Udjo adalah kisah sukses menjadikan warisan kebudayaan menjadi bernilai ekonomi dan memiliki kelangsungan hidup.  Permainan alat musik angklung yang diracik menjadi pertunjukan yang sangat digemari hingga pertunjukkannya telah digelar diseluruh penjuru dunia. Didirikan 1966 oleh pasangan suami istri Udjo Ngalagena dan Uum Sumiati hinga pada tahun 2009 Saung Angklung mang Udjo mencatat  memiliki 216 seniman, 103.952 Pengunjung dan 1106 produksi pertunjukan kesenian. Produksi pertunjukan ini nyaris masuk dalam rekor dunia. Dalam 1 hari rat-rata memproduksi 3 pertunjukan dan tanpa libur kecuali hari raya Idhul Fitri dan Hari Kemerdekaan RI.

Saung Angklung Udjo (SAU) merupakan sebuah tujuan wisata budaya yang lengkap, karena SAU memiliki arena pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan workshop untuk alat musik bambu. Disamping itu, kehadiran SAU di Bandung menjadi lebih bermakna karena kepeduliannya untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda kepada masyarakat melalui sarana pendidikan dan pelatihan

Dengan atmosfer segar Tatar Parahyangan di kawasan Bandung Timur, SAU menjadi tempat yang tepat untuk menikmati keunikan dari dominasi bambu, dimulai dari elemen interior dan lansekap sampai dekorasi dan gemerincingnya suara alat musik bambu. SAU memberikan gambaran yang unik tentang keharmonisan diantara alam dan budaya, karenanya, tidaklah mengherankan apabila SAU kini berkembang menjadi sebuah tujuan pengalaman wisata budaya yang lengkap  dan tempat dimana bisa merasakan kebudayaan Sunda sebagai bagian dari kekayaan warisan budaya dunia

Berbekal struktur manajemen yang lebih profesional, Saung Angklung Udjo (SAU) berhasil meningkatkan kualitas perusahaan. SAU menunjukkan potensi yang menjanjikan lewat unit usahanya. Berikut ini adalah beberapa unit bisnis SAU

Membuat Angklung

Bambu adalah bahan baku dari Angklung. Dipilih berdasarkan usia yaitu minimal 4 tahun dan tidak lebih dari 6 tahun dan dipotong pada musim kemarau dari pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore hari. Setelah memotong dasar dari pohon bambu, dengan ukuran kurang lebih 2-3 jengkal dari permukaan tanah, bambu harus disimpan selama sekitar 1 minggu, sehingga bambu benar2 tidak berisi air.

Workshop Saung Angklung Udjo

Program ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk membuat Angklung sendiri, dan akan dimainkan dalam pertunjukan bambu Kaulinan Urang Lembur – Angklung yang telah dibuat dapat dibawa pulang sebagai cenderamata.

Iwung (Interaktif)

Menawarkan sebuah pertunjukan interaktif. Keharmonisan suara Angklung akan terdengar memainkan lagu-lagu populer. Selain itu, sebuah Angklung bertanda khusus yang disesuaikan dengan acara tersebut akan diberikan sebagai cenderamata.

Orkestra

Paket ini berisikan Iwung dan Angklung orkestra. Permainan Angklung orkestra membawa filosofi Angklung sebagai alat pemersatu yang dipercaya dapat menumbuhkan semangat patriotik, sehingga terkadang dapat menggugah sisi emosional penonton.

Saung Angklung Mang Udjo telah melakukan pertunjukan di Eropa dan Amerika memperoleh banyak penghargaan kaliber nasional dan Internasional, seperti : konser Sherina & Friends pada tahun 2000; Pelatihan Angklung di Fukuoka Jepang tahun 2001; dan Heritage and Cultural Gold Award di Korea Selatan tahun 2004. Meskipun berangkat dari usaha keluarga kini SAU sudah memperkerjakan professional bukan dari keluarga untuk menjalankan SAU.


Saung Angklung Udjo
Phone. 022 7271714, 022 7101736
Fax. 022 7201587
www.angklung-udjo.co.id
info@angklung-udjo.co.id

Leave a Reply

Switch to our mobile site