9 Tahap Persiapan Bisnis Ramadhan


Bisnis musiman memiliki kharakter yang sangat khas. Tidak terjadi sepanjang tahun, hanya terjadi beberapa waktu, memiliki pasar untuk beberapa produk tertentu dalam jumlah yang sangat besar. Bisnis musiman sangat menguntungkan bagi yang jeli menangkap peluang. Banyak wirausahawan mendulang laba yang menggiurkan selama menjalankan bisnis selama bulan ramadhan.

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk tertentu hingga yang tadinya bukan wirausaha pun banyak yang menjajal peruntungan pada saat bulan ramadhan. Bahkan adakala karena permintaan pasar yang sangat besar, beberapa produk yang sudah tidak layak jual pun diumbar di pasar bebas. Banyak yang mengeluhkan barang tidak layak konsumsi banyak dijual di pasar bisa karena kedaluarsa ataupun cacat produk. Potensi besar bulan Ramadhan bukan berarti tanpa persaingan, banyak juga  wirausaha yang telah memasuki bisnis ini. Diantara pemain bisnis bulan Ramadhan ada yang memiliki kiat-kiat terbaik dalam melayani pelanggan di bulan ramadhan, mereka ini yang pada musim-musim berikutnya akan masih dicari oleh konsumen.

Bisnis musiman bukan selalu berarti bisnis sesaat, bulan ramadhan yang ada setiap tahun memungkinkan wirausawan terus mengembangkan bisnis di tahun-tahun berikutnya. Konsumen pun akan tetap jadi pelanggan anda ditahun-tahun berikutnya kalau anda mampu memberikan layanan yang baik. Jaga hubungan baik dengan konsumen karena biasanya konsumen bulan ramadhan sangat loyal.

Mempertahankan pelanggan selama bulan Ramadhan bukan tidak penting bagi bisnis musiman. Meskipun hanya bisnis  musiman pelanggan tidak sekedar ingin pelayanan yang biasa saja, pelanggan tetap menginginkan pelayanan terbaik.

Beberapa minggu menjelang bulan puasa sangat tepat untuk memulai persiapan bisnis ini. Perencanaan yang baik sangat berguna untuk meminimalisir resiko dan mengoptimalkan keuntungan. Bisnis di Bulan Ramadhan cocok bagi yang telah memiliki usaha untuk mengembangkan atau bagi pemula yang ingin memanfaatkan bulan penuh berkah untuk berusaha. Apa saja yang perlu dipersiapakan untuk memulainya, berikut ini akan kami ulas.

1. Tentukan produk dan inovasi anda

Dari sekian banyak peluang usaha bulan ramadhan, tentukan produk yang paling tinggi permintaan pasar. Cari celah untuk membuat keunikan produk. Misalkan dari sisi packaging atau inovasi rasa pada bisnis kuliner. Atau pada inovasi.

2. Cari pemasok barang atau bahan mentah

Kharakter bisnis Ramadhan dan Hari Raya adalah pada pendekatan penjualan. Maka Anda tidak harus memproduksi sendiri produk tersebut melainkan maksimalkan proses penjualan yang dapat anda lakukan.

Carilah pemasok untuk bisnis anda setelah anda yakin dengan kualitas produk dari pemasok tersebut. Jangan pertaruhkan energi bisnis anda dengan produk yang tidak diinginkan pasar. Jaga kualitas dan membuat harga yang bersaing akan tetap menjadi rumus bagi bisnis anda.

3. Tentukan Merk dan buatkan kartu naman

Setelah menemukan produk dan pemasok pertimbangkan untuk menggunakan merk. Apakah itu merk anda sendiri atau merk dari pemasok. Untuk produk apapun itu seperti makanan, minuman, pakaian, kue, sirup pakai merk produk. Ini memudahkan konsumen untuk menemukan anda dan memudahkan anda mengembangkannya dikemudian hari.

4. Tetapkan lokasi usaha

Tetapkan lokasi yang akan anda gunakan untuk mengatur bisnis anda, apakah dari rumah anda atau dari lokasi usaha yang anda telah miliki. Pertimbangkan untuk tidak ada pengeluaran dalam menggunakan lokasi usaha karena bisnis ini sifatnya musiman.

5. Tetapkan modal yang anda miliki

Penting untuk menentukan modal yang akan anda gunakan. Entah modal pinjaman atau modal sendiri pastikan anda memiliki patokan bahwa setelah bisnis musiman berakhir  modal yang anda keluarkan haruslah berkembang.

6. Tetapkan target penjualan/keuntungan

Tetapkan target penjualan dan hitung keuntungan yang anda inginkan secara realistis. Hindari keingianan untuk membuat target yang sangat tinggi karena cenderung akan membebani anda atau akan menyedot modal yang lebih besar lagi.

Bisnis musiman ini tidak selalu membutuhkan modal besar. Banyak wirausaha yang memulai dengan modal kecil namun mampu berkembang. Semakin besar modal yang anda keluarkan semakin besar resiko yang membayangi anda. Lakukan perhitungan dengan cermat dan realistis.

7. Ketahui resiko bisnis, untuk meminimalisir

Prediksi resiko yang mungkin anda akan alami selama menjalankan bisnis ini. Cari cara untuk meminimalisir, misalkan anda bisnis makanan maka usahakan makanan yang tidak terjual bisa dikonsumsi keluarga jadi tidak ada pengeluaran lagi dalam operasional anda. Jika anda wirausaha pakaian makan jalan kerjasama untuk menggunakan proses retur jika barang yang anda jual tidak laku di pasaran.

8. Cari informasi basar

Carilah informasi basar, ikuti basar yang masuk dalam anggaran budget anda. Tidak selalu basar yang mengenakan charge mahal yang berpotensi, basar yang mengenakan charge ringan pun cukup memiliki potensi yang menarik. Memang biasanya lokasi yang strategis akan lebih potensial, sesuaikan dengan kemampuan permodalan anda.

9. Tetapkan cara promosi

Pilihlah kesempatan promosi yang tanpa biaya seperti memanfaatkan social networking. Atau memanfaatkan sms murah akan cukup efektif bagi promosi bisnis musiman anda.

Dengan persiapan yang matang bisnis selama bulan Ramadhan dapat menjadi pijakan bagi bisnis anda di bulan mendatang.


Foto: antaranews.com

Leave a Reply

Switch to our mobile site