<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia &#187; Ide Bisnis</title>
	<atom:link href="http://jpmi.or.id/category/ide-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jpmi.or.id</link>
	<description>Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 08:00:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Raih Untung dari Mengolah Kulit Sapi jadi Suvenir</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/02/03/raih-untung-dari-mengolah-kulit-sapi-jadi-suvenir/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/02/03/raih-untung-dari-mengolah-kulit-sapi-jadi-suvenir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 07:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[peluang bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=24361</guid>
		<description><![CDATA[Di tangan sejumlah perajin di Yogyakarta, kulit sapi menjelma menjadi aneka suvenir berupa pembatas buku, kipas tangan, dan gantungan kunci. Motifnya beragam tapi kebanyakan tokoh-tokoh pewayangan. Peminatnya juga datang dari negara tetangga seperti Malaysia. Aneka kerajinan yang terbuat dari kulit sapi semakin punya banyak peminat. Ambil contoh, suvenir pernikahan berupa pembatas buku tokoh-tokoh pewayangan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-24362" href="http://jpmi.or.id/2012/02/03/raih-untung-dari-mengolah-kulit-sapi-jadi-suvenir/mf2-2007/"><img class="alignleft size-full wp-image-24362" src="http://jpmi.or.id/files/2012/02/souvenir.jpg" alt="" width="283" height="279" /></a>Di tangan sejumlah perajin di Yogyakarta, kulit sapi menjelma menjadi aneka suvenir berupa pembatas buku, kipas tangan, dan gantungan kunci. Motifnya beragam tapi kebanyakan tokoh-tokoh pewayangan. Peminatnya juga datang dari negara tetangga seperti Malaysia.</p>
<p>Aneka kerajinan yang terbuat dari kulit sapi semakin punya banyak peminat. Ambil contoh, suvenir pernikahan berupa pembatas buku tokoh-tokoh pewayangan yang terdapat ukiran kalimat.</p>
<p> Tengok saja, Elisabet Riani, perajin sekaligus pemilik Rscardsouvenir di daerah Pakualaman, Yogyakarta yang sering kebanjiran pesanan. Ia mengolah kulit sapi menjadi aneka produk suvenir, seperti pembatas buku, kipas, dan gantungan kunci. &#8220;Bisnis ini sudah saya tekuni sejak tahun 2001 lalu,&#8221; ujar Elisabet.</p>
<p> Pelanggannya tidak hanya datang dari Yogyakarta dan sekitarnya saja, tapi juga dari Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Setiap kali memesan bisa 100 sampai 2.000 item. Dalam sebulan, jumlah order yang masuk lima sampai tujuh.</p>
<p> Tapi, Elisabet tidak melayani pesanan di bawah 100 item karena biaya produksi lebih mahal, kecuali pemesan mau membayar dengan harga lebih mahal. Harga pembatas buku untuk pesanan di atas 100 item mulai Rp 2.200 &#8211; Rp 4.000 per buah. Sementara, kipas tangan harganya Rp 3.200 &#8211; Rp 4.500 per buah. &#8220;Omzet saya bisa Rp 50 juta per bulan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p> Saat ini, Elisabet sedang kebanjiran order yang total mencapai belasan ribu <em>item</em>. Karena itu, para pemesan rela menunggu dua bulan untuk mendapatkan pesanan suvenir tersebut.</p>
<p> Masih di kota yang sama, Mizmaroch, pemilik Nunu Souvenir, mengatakan, permintaan pembatas buku dari kulit sapi terus meningkat. &#8220;Terutama saat bulan pernikahan dan musim liburan, biasanya untuk suvenir,&#8221; ucap dia.</p>
<p> Sebagai gambaran, perempuan 32 tahun ini bisa menjual sekitar 5.000 <em>pieces</em> pembatas buku per bulan. Dari jumlah itu, sekitar 50%-nya dibuat atas keinginan para pelanggan.</p>
<p> Mizmaroch bilang, pembatas buku yang ia jual mayoritas bermotif wayang. &#8220;Pembeli saya datang dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Malaysia dan Brunei, mereka suka motif wayang,&#8221; katanya.</p>
<p> Harga yang ia tawarkan berkisar Rp 2.000 per buah untuk pembatas buku biasa dan Rp 4.000 per buah untuk pembatas buku yang halus. Semakin tipis dan halus, harganya semakin mahal.</p>
<p> Rata-rata Mizmaroch bisa mengantongi omzet sebanyak Rp 30 juta per bulan dengan margin keuntungan 20% hingga 30%. &#8220;Persaingannya semakin ketat, banyak pemain baru,&#8221; bebernya.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://peluangusaha.kontan.co.id/news/raih-untung-dari-mengolah-kulit-sapi-jadi-suvenir" target="_blank">peluangusaha.kontan.co.id</a></p>
<p>Sumber gambar : rscard-souvenir.indonetwork.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/02/03/raih-untung-dari-mengolah-kulit-sapi-jadi-suvenir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Berbisnis Terasi dan Petis yang Membuat Lezat Makanan</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/31/mari-berbisnis-terasi-dan-petis-yang-membuat-lezat-makanan/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/31/mari-berbisnis-terasi-dan-petis-yang-membuat-lezat-makanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 07:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=22648</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia kaya akan hasil lautnya, dari beragam jenis ikan, udang , kepiting dsb. Semuanya melimpah ruah dan dapat di perbaharui. Oleh karena itu merupakan potensi yang besar untuk menjadikan usaha berupa olahan dengan menggunakan bahan dasar hasil laut. Salah satu jenis usaha dengan menggunakan bahan dasar ikan ataupun rebon/udang adalah usaha pembuatan terasi ataupun petis. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-22650" href="http://jpmi.or.id/2012/01/31/mari-berbisnis-terasi-dan-petis-yang-membuat-lezat-makanan/terasi-dan-petis/"><img class="alignleft size-full wp-image-22650" src="http://jpmi.or.id/files/2011/12/Terasi-dan-Petis.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Indonesia kaya akan hasil lautnya, dari beragam jenis ikan, udang , kepiting dsb. Semuanya melimpah ruah dan dapat di perbaharui. Oleh karena itu merupakan potensi yang besar untuk menjadikan usaha berupa olahan dengan menggunakan bahan dasar hasil laut. Salah satu jenis usaha dengan menggunakan bahan dasar ikan ataupun rebon/udang adalah usaha pembuatan terasi ataupun petis. Cara pembuatannya pun cukup mudah dan tidak memerlukan teknik dan peralatan khusus sehingga bisa dikerjakan oleh siapapun. Pembuatan terasi dan petis ini bisa dijadikan peluang usaha rumahan yang berprospek baik, didukung dengan ketersediaan bahan baku yang melimpah, cra pengerjaan yang mudah serta penyerapan pasar yang tergolong tinggi.</p>
<p>Banyak masakan khas Indonesia, yang dalam dalam proses pembuatannya tidak dapat dipisahkan dari terasi sebagai salah satu komponen bumbunya. Terasi sudah dikenal luas di Indonesia, terbukti dari banyak dan beragamnya sebutan yang diberikan untuk produk terasi ini. Terasi tidak dikenal di Indonesia saja, tetapi di negara lain juga terdapat produk semacam terasi ini. Di Pilipina, terasi tersebut bagoong dan jika dibuat dari udang kecil disebut balanchan atau alanang. Di Kamboja disebut Laos disebut padec dan di Jepang disebut gyoniso.</p>
<p>Pada umumnya Terasi dibuat dari bahan udang kecil (rebon) dan dari ikan kecil atau tari. Bahan lainnya adalah tepung terigu, tepung beras atau tepung lainnya. Bahan-­bahan campuran inilah yang selanjutnya menentukan mutu dan cita-rasa terasi yang dihasilkan.</p>
<p>Sebagai tambahan informasi proses pembuatan terasi dilakukan secara fermentasi. Selama fermentasi protein di hidrolisis menjadi turunan-turunannya, seperti pepton, peptida dan asam-asam amino. Fermentasi juga menghasilkan amonia. Yang menyebabkan terasi berbau merangsang. Di dalam masakan, terasi digunakan sebagai penyedap dan menimbulkan cita rasa (flavoring agent).</p>
<p>Fells merupakan produk mirip kecap, tetapi umumnya lebih kental, dibuat dari pemekatan air rebusan ikan dalam pembuatan pindang atau pembuatan ebi. Petis merupakan bahan makanan yang umumnya digunakan sebagai perangsang makanan (bumbu masak) yang sedap, bergizi dan mempunyai nilai yang lebih tinggi. Jenis olahan laut ini (petis) banyak di hasilkan di wilayah jawa timur.</p>
<p>Cara Pembuatan Terasi dan Petis</p>
<p>1. Bahan pembuatan terasi:</p>
<ul>
<li>Udang rebon atau ikan teri Garam 13%</li>
<li>Tepung beras atau tepung terigu</li>
<li>Daun pisang atau plastik</li>
</ul>
<p>Cara Pembuatan Terasi:</p>
<ol>
<li>Udang rebon atau ikan teri dicuci bersih, kemudian dijemur sampai kering di bawah sinar matahari, Penjemuran dilakukan selama 2-3 hari.</li>
<li>Bahan tersebut kemudian dicampur dengan garam sebanyak 13% dan tepung, sambil diremas-remas. Pada terasi bermutu rendah sering ditambahkan bahan-bahan lain supaya volumenya meningkat.</li>
<li>Ke dalam campuran ini ditambahkan sedikit air dan diaduk terus menerus sampai membentuk adonan yang kompak dan padat. Adonan ini, kemudian dijemur dalam bentuk lempengan- lempengan kecil selama 3-4 hari.</li>
<li>Setelah selesai masa penjemuran, lempengan-lempengan adonan tadi ditumbuk halus dan diberikan sedikit air sampai membentuk adonan (menggumpal) yang kokoh. Adonan ini dibungkus dengan daun pisang kering atau plastik, kemudian diperas. Lama pemerasan adalah 3-4 minggu. Pemerasan dilakukan pada suhu kamar. Jika terdapat pada inkubator, pemerasan dapat dilakukan pada suhu 20-30 °C, yang merupakan suhu optimum untuk fermentasi terasi.</li>
</ol>
<p>2. Bahan pembuatan Petis:</p>
<ul>
<li>Ekstrak ikan atau udang, gula, garam</li>
</ul>
<p>Cara Pembuatan Petis:</p>
<ol>
<li>Proses pembuatan cukup mudah diawali dengan ekstrak ikan atau udang bekas pembuatan atau ebi, ditambah gula pasir atau gula merah dalam jumlah yang dikehendaki.</li>
<li>Campuran tersebut direbus sampai mendidih dan didiamkan sampai larutannya menjadi setengah kental, sampai diaduk dan direbus.</li>
<li>Selanjutnya dengan garam, sambil terus diaduk dan direbus. Perebusan dihentikan apabila larutan telah menjadi adonan yang kental (terasa berat ketika diaduk)</li>
<li>Adonan ini didinginkan dan dikemas dalam botol plastik. Hasilnya disebut petis. Produk ini rasanya asin-sedap, dan bersifat awet karena kandungan garamnya yang tinggi.</li>
</ol>
<p>Setelah  terasi dan petis ikan /udang  siap, bahan tersebut dapat di kemas dan dipasarkan lebih lanjut.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://binaukm.com/2011/11/peluang-usaha-berbahan-hasil-laut-pembuatan-terasi-dan-petis-2/" target="_blank">binaukm.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: detikfood.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/31/mari-berbisnis-terasi-dan-petis-yang-membuat-lezat-makanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gebyar Keuntungan di Balik Pertunjukan Kembang Api</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/27/gebyar-keuntungan-di-balik-pertunjukan-kembang-api/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/27/gebyar-keuntungan-di-balik-pertunjukan-kembang-api/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 07:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23910</guid>
		<description><![CDATA[Di balik pertunjukan kembang api spektakuler ada bisnis kreatif yang merancangnya. Bagi mereka, bisnis ini cukup menjanjikan karena permintaan berdatangan. Tak hanya untuk Tahun Baru, tapi juga event lain seperti pertunjukan musik dan seremoni. Pesta kembang api menjadi salah satu atraksi yang selalu ditunggu dalam sebuah pertunjukan atau event-event besar. Kembang api bisa mengubah suasana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23911" href="http://jpmi.or.id/2012/01/27/gebyar-keuntungan-di-balik-pertunjukan-kembang-api/kembang-api/"><img class="alignleft size-full wp-image-23911" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/kembang-api.jpg" alt="" width="300" height="262" /></a>Di balik pertunjukan kembang api spektakuler ada bisnis kreatif yang merancangnya. Bagi mereka, bisnis ini cukup menjanjikan karena permintaan berdatangan. Tak hanya untuk Tahun Baru, tapi juga event lain seperti pertunjukan musik dan seremoni.</p>
<p>Pesta kembang api menjadi salah satu atraksi yang selalu ditunggu dalam sebuah pertunjukan atau event-event besar. Kembang api bisa mengubah suasana pertunjukan menjadi semakin semarak, dengan kemilau warna-warni cahayanya yang menghiasi langit. Tampilan kembang api pun bisa dibuat sesuai pesanan, membentuk huruf, jamur cendawan, kilat, bulan, berlian, galaksi, atau yang lainnya. </p>
<p> Tapi asal Anda tahu, menghasilkan tampilan kembang api yang spektakuler (fireworks show) bukan pekerjaan mudah. Selain biaya yang tak sedikit, juga diperlukan keahlian untuk merancang kembang api semacam ini. </p>
<p> Muradz, pemilik Fireworks Jakarta, perusahaan penyedia jasa pertunjukan kembang api di Jakarta menyatakan, cara kerja fireworks show berbeda dengan kembang api biasa yang banyak dijual di pasaran. </p>
<p> Untuk bisa menampilkan atraksi kembang api dengan aneka macam bentuk yang sempurna, diperlukan perhitungan matang. Termasuk mengukur kelembapan udara dan arah mata angin. </p>
<p> Makanya, perlu persiapan jauh-jauh hari sebelumnya untuk menggelar pertunjukan ini. Cara meledakkannya juga berbeda. Jika kembang api biasa diledakkan begitu saja, fireworks show dikendalikan oleh operator lewat remote kontrol. </p>
<p> Oleh operator, pijaran cahayanya bisa disesuaikan dengan keinginan pelanggan. &#8220;Fireworks show ini memang tergolong unik,&#8221; ujar Muradz. Selain mengatur pijaran cahaya, remote kontrol juga berfungsi mengatur durasi dan selang waktu peluncuran kembang api.</p>
<p> Lantaran proses pembuatannya tidak mudah, fireworks show dibanderol lumayan mahal. &#8220;Tergantung durasi ledakan,&#8221; ucap Muradz.</p>
<p> Tarif fireworks show dengan durasi lima menit dan 1.000 ledakan, misalnya, dibanderol Rp 20 juta. Selain durasi lima menit, ia juga menyediakan fireworks show dengan durasi 30 menit dan 6.000 ledakan. Tarifnya tentu jauh lebih mahal. </p>
<p> Apalagi pada momen tertentu, seperti pergantian tahun. Untuk yang berdurasi lima menit, banderolnya naik menjadi dua kali banderol normal . &#8220;Saya jual sampai Rp 50 juta,&#8221; kata Muradz.</p>
<p> Tak heran, omzet Muradz saat Tahun Baru melejit dibanding biasanya. Pada malam Tahun Baru lalu, ia mampu mengantongi omzet di atas Rp 100 juta. Di hari biasa, omzetnya hanya setengahnya. Selain kenaikan tarif, pertunjukan kembang api di malam Tahun Baru juga melonjak cukup drastis.</p>
<p> Contohnya, pada malam pergantian tahun baru kemarin. Muradz mengaku mendapat 10 pesanan untuk 10 tempat pertunjukan di Jakarta. &#8220;Para pelanggan umumnya berasal dari hotel, event organizer, corporate dan perorangan,&#8221; ucapnya.</p>
<p> Di luar tahun baru, Muradz biasa menerima pesanan untuk acara-acara besar, seperti pembukaan kantor, apartemen, hotel, pesta pernikahan, dan konser musik outdoor.</p>
<p><strong>Perizinan</strong></p>
<p> Satu hal yang harus diperhatikan adalah soal perizinan. Menurut Muradz, perizinan untuk menggelar fireworks show harus diurus di kepolisian setempat. Biaya mengurus perizinan ini cukup mahal. Pada malam Tahun Baru lalu, &#8220;Saya mengeluarkan biaya perizinan untuk 10 tempat sebesar Rp 10 juta,&#8221; ujarnya.</p>
<p> Biaya perizinan sendiri berbeda-beda, tergantung diameter kembang api, durasi, dan jumlah ledakan. Untuk wilayah Jakarta, pengurusan izinnya cukup ke Polda Metro Jaya. Tapi khusus fireworks show dengan diameter di atas 2 inci, perizinan harus ke Mabes Polri.</p>
<p> Perizinan diperlukan karena pertunjukan fireworks show memiliki risiko tinggi. &#8220;Makanya perizinan dari kepolisian menjadi sangat penting dalam menjalani bisnis ini,&#8221; tandasnya.</p>
<p> Selain Jakarta, permintaan fireworks show di Bali juga lumayan tinggi. Wayan Sandi, pemilik Denpasar Fireworks di Bali mengaku, sering menerima order dari pengelola hotel dan event organizer. Menurutnya, bisnis fireworks show cukup potensial karena atraksi kembang api kini menjadi suguhan wajib pada perhelatan acara besar. &#8220;Walau persaingan cukup ketat, bisnis ini tetap menjanjikan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p> Namun ada beberapa hal perlu diperhatikan dalam menjalani bisnis ini. Selain teknis pengoperasian kembang api, penyedia jasa harus melakukan penyesuaian lokasi dengan kembang api yang akan diledakkan. Untuk yang dinyalakan di dalam ruangan, misalnya, gunakan bahan yang tidak berbahaya.</p>
<p> Bahkan ketika mengenai baju, percikan api tidak akan terbakar. Fireworks show juga harus disesuaikan dengan tema acaranya. Jenis kembang api untuk acara pernikahan pastinya berbeda dengan kebutuhan acara malam Tahun Baru, terutama untuk durasi dan kembang api yang terangkai di udara. &#8220;Umumnya untuk pesta pernikahan, pelanggan menginginkan kembang api yang memiliki makna dan filosofi dari tiap ledakannya,&#8221; terangnya.</p>
<p> Sedangkan untuk acara pergantian tahun biasanya kembang api yang digunakan berukuran besar, yakni di atas 2 inci. &#8220;Karena kembang api tersebut memiliki ledakan suara yang nyaring dan pancaran warna yang menarik di udara,&#8221; ujarnya.</p>
<p> Wayan membanderol pertunjukan kembang api dengan 350 ledakan dan durasi 1,5 menit sebesar Rp 7 juta. Sebulan, omzet yang masuk ke kantongnya rata-rata Rp 30 juta. </p>
<p> Namun pada momen Tahun Baru, omzetnya naiknya menjadi Rp 50 juta. &#8220;Jumlahnya kecil dari pemain lain, karena kami hanya menerima order di Bali saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p> Sama halnya Muradz, Wayan juga mengandalkan program tertentu dalam mengoperasikan foreworks show. Program itu mengatur durasi dan bentuk pijaran kembang api. Program dikendalikan dengan sistem yang telah terkonsep. &#8220;Jadi agak sulit menggarap bisnis ini jika tak paham teknologi yang melingkupinya.&#8221;</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://peluangusaha.kontan.co.id/news/gebyar-keuntungan-di-balik-pertunjukan-kembang-api" target="_blank">kontan.co.id</a></p>
<p>Sumber gambar : news.okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/27/gebyar-keuntungan-di-balik-pertunjukan-kembang-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melirik Kenyalnya Bisnis Permen Jeli Jamur Tiram</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/24/melirik-kenyalnya-bisnis-permen-jeli-jamur-tiram/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/24/melirik-kenyalnya-bisnis-permen-jeli-jamur-tiram/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 07:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=22644</guid>
		<description><![CDATA[Jamur Tiram buka lagi merupakan makanan “asing” bagi masyarakat Indonesia. Tetapi memang pemanfaatanya masih terbatas sebagai olahan pendamping nasi saja. Padahal dilihat dari kandungannya termasuk jamur pangan potensial yang mempunyai nilai gizi tinggi, dengan kandungan senyawa aktif mampu mengendalikan kesehatan manusia. Kandungan protein jamur tiram rata-rata 3,5-4% dari berat basah. Jamur tiram juga mengandung sembilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-22645" href="http://jpmi.or.id/2012/01/24/melirik-kenyalnya-bisnis-permen-jeli-jamur-tiram/permen-jelly/"><img class="alignleft size-full wp-image-22645" src="http://jpmi.or.id/files/2011/12/permen-jelly.jpg" alt="" width="300" height="211" /></a>Jamur Tiram buka lagi merupakan makanan “asing” bagi masyarakat Indonesia. Tetapi memang pemanfaatanya masih terbatas sebagai olahan pendamping nasi saja. Padahal dilihat dari kandungannya termasuk jamur pangan potensial yang mempunyai nilai gizi tinggi, dengan kandungan senyawa aktif mampu mengendalikan kesehatan manusia. Kandungan protein jamur tiram rata-rata 3,5-4% dari berat basah.</p>
<p>Jamur tiram juga mengandung sembilan asam-asam amino esensial yang tidak bisa disintesis dalam tubuh yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin dan fenilalanin. Kandungan lemak jamur tiram setidaknya 72% dari total asam-asam lemaknya adalah asam lemak tidak jenuh. Jamur tiram juga mengandung sejumlah vitamin penting terutama kelompok vitamin B, vitamin C dan provitamin D, dan meupakan sumber mineral yang baik, Kandungan mineral utama yang tertinggi adalah kalium (K), kemudian fosfor (P), natrium (Na), kalsium (Ca) dan magnesium (Mg). Namun, jamur juga merupakan sumber mineral minor yang baik karena mengandung seng, besi, mangan, molibdenum, kadmium, dan tembaga. Konsentrasi K, P, Na, Ca dan Mg mencapai 56-70 persen dari total abu, dengan kandungan kalium sangat tinggi mencapai 45 persen.</p>
<p>Jamur Tiram ini bisa diolah sebagai camilan atau makanan ringan yang pembuatannya juga tidak terlalu sulit. Nah tunggu apalagi selain kandungan gizinya yg sangat tinggi , jamur ini berprospek dijadikan sebagai peluang bisnis makanan kecil..Selamat mencoba….</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pembuatan Permen Jeli Jamur Tiram</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Bahan dan alat:</p>
<ol>
<li>Jamur Tram 50 g</li>
<li>Gula pasir 100 g</li>
<li>Gelatin 20 g</li>
<li>Air 100 g</li>
</ol>
<p>Alat:</p>
<ol>
<li>Panci</li>
<li>Kompor</li>
<li>Pengaduk</li>
<li>Loyang</li>
<li>Pisau</li>
</ol>
<p>Cara membuat:</p>
<ol>
<li>Jamur tiram direbus hingga masak kemudian blender dengan air secukupnya.</li>
<li>Masukkan gula pada panci dan tambahkan jus jamur (jamur yg sudah diblender) sebanyak 100 ml.</li>
<li>Rebus dalam panci hingga mendidih dan mengental</li>
<li>Tambahkan gelatin yang sudah dilarutkan dalam air.</li>
<li>Aduk terus hingga kental (cairan jika diangkat dengan pengadung hanya menetes pelan).</li>
<li>Angkat dari kompor setelah agak dingin tuangkan ke dalam loyang.</li>
<li>Biarkan selama semalam</li>
<li>Potong sesuai ukuran yang dikehendaki kemudian lepaskan dari loyang.</li>
<li>Jika diinginkan permen dapat ditaburi dengan gula halus.</li>
<li>Permen siap dikemas.</li>
</ol>
<ol> </ol>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://binaukm.com/2010/04/peluang-usaha-membuat-permen-jeli-jamur-tiram-aneka-olahan-jamur-tiram-bag-1/" target="_blank">binaukm.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: tristarculinaryinstitute.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/24/melirik-kenyalnya-bisnis-permen-jeli-jamur-tiram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengunci Laba dari Bisnis Kancing Kerang</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/20/mengunci-laba-dari-bisnis-kancing-kerang/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/20/mengunci-laba-dari-bisnis-kancing-kerang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 07:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[peluang bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23808</guid>
		<description><![CDATA[Cangkang kerang tidak lagi dianggap sebagai limbah. Para perajin kini banyak yang memanfaatkan cangkang kerang untuk dibuat kancing baju dan tas. Karena dianggap lebih ramah lingkungan banyak pembeli dari luar negeri, terutama Eropa tertarik produk kancing dari cangkang kerang itu. Permintaannya pun terus bertambah. Umumnya kancing baju terbuat dari bahan baku plastik. Namun, sekarang mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23809" href="http://jpmi.or.id/2012/01/20/mengunci-laba-dari-bisnis-kancing-kerang/kanicng-kerang/"><img class="alignleft size-full wp-image-23809" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/kanicng-kerang.jpg" alt="" width="298" height="225" /></a>Cangkang kerang tidak lagi dianggap sebagai limbah. Para perajin kini banyak yang memanfaatkan cangkang kerang untuk dibuat kancing baju dan tas. Karena dianggap lebih ramah lingkungan banyak pembeli dari luar negeri, terutama Eropa tertarik produk kancing dari cangkang kerang itu. Permintaannya pun terus bertambah.</p>
<p>Umumnya kancing baju terbuat dari bahan baku plastik. Namun, sekarang mulai banyak produk kancing baju dengan bahan baku non plastik yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya, kancing baju dari cangkang kerang. </p>
<p> Di tangan-tangan nan terampil, cangkang kerang yang biasanya dibuang percuma dan menjadi limbah, bisa disulap menjadi produk dengan nilai ekonomi tinggi.</p>
<p> Bahkan produk kancing dari cangkang kerang kini sudah melanglang buana sebagai produk ekspor ke berbagai negara. Karena dianggap ramah lingkungan, produk kancing cangkang kerang tersebut ternyata cukup diminati pasar.</p>
<p> Salah satu pembuatnya adalah I Putu Darmaya. Ia berbisnis kancing berbahan cangkang kerang dengan bendera PT Caspla Bali. Sejak 2001, ia menekuni bisnis ini.</p>
<p> Menurut Darmaya, ada lima jenis cangkang kerang yang bisa diolah menjadi produk kancing. Yakni, cangkang kerang mutiara, lola, wadung, mabe, dan trukus. Dari berbagai jenis cangkang kerang tersebut, kancing dengan kualitas terbaik biasanya terbuat dari bahan baku kerang mutiara.</p>
<p> Bahan baku cangkang kerang, ia beli dari para penangkar kerang. Darmaya biasanya membeli cangkang kerang itu dari penangkar kerang di daerah Bali dan Lombok dengan harga Rp 15.000 per kilogram (kg) untuk mutu cangkang paling rendah. &#8220;Setelah kami olah menjadi kancing, harganya dari Rp 100 satu biji sampai Rp 1.000 per biji,&#8221; ujar Darmaya.</p>
<p> Saban hari, Darmaya bisa memproduksi 300 kg hingga 400 kg kancing. Permintaan banyak datang dari pabrik garmen dan industri aksesori skala rumahan di Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang. </p>
<p> Selain itu, Darmaya juga sudah mengekspor produk kancing miliknya ke berbagai negara, seperti China, Italia, Jerman dan negara Eropa lain. &#8220;Omzet saya Rp 50 juta per bulan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p> Pembeli dari Eropa paling banyak lantaran mereka sangat peduli dengan produk-produk yang ramah lingkungan. Mereka juga menilai kancing dari kulit kerang menjadi sangat artistik bila dipadukan dengan busana. Maka itu, Darmaya bilang, permintaan kancing dari cangkang kerang ini dari para pembeli di Eropa terus meningkat.</p>
<p> Berkah memanfaatkan limbah cangkang kerang juga dinikmati Ahmadun, perajin skala industri rumahan di Situbondo, Jawa Timur. Sama seperti Darmaya, ia juga menyulap limbah cangkang kerang menjadi produk kancing baju dan tas, sejak tahun 2001 silam.</p>
<p> Bedanya, produk kancing baju Ahmadun belum sampai ke negeri orang. Ia hanya menyasar industri garmen dan aksesori skala rumahan sebagai target pasarnya.</p>
<p> Bahan baku cangkang kerang ia peroleh dari sekitar tempat tinggalnya. Dengan memakai peralatan yang sederhana, Ahmadun bisa menghasilkan 200 biji sampai 300 biji kancing baju dari cangkang kerang, dalam sehari.</p>
<p> Omzet yang ia raup memang belum sebesar Darmaya. &#8220;Omzet saya hanya sekitar Rp 10 juta per bulan,&#8221; imbuhnya. Toh, ia memiliki kepuasan tersendiri berbisnis kancing cangkang kerang ini. Bukan cuma mendapat penghasilan, melainkan setidaknya ia juga bisa membantu mengurangi limbah lingkungan.</p>
<p> Agar pendapatan semakin mengkilap, Ahmadun maupun Darmaya, kini tak hanya menjual produk kancing baju dan tas saja. Tetapi juga berbagai macam pernak-pernik dan hiasan dinding. Tentu saja bahan bakunya tetap cangkang kerang.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://peluangusaha.kontan.co.id/news/mengunci-laba-dari-bisnis-kancing-kerang-" target="_blank">peluangusaha.kontan.co.id</a></p>
<p>Sumber gambar : kontan.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/20/mengunci-laba-dari-bisnis-kancing-kerang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kokohnya Bisnis Material Bangunan</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/17/kokohnya-bisnis-material-bangunan/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/17/kokohnya-bisnis-material-bangunan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 07:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=22637</guid>
		<description><![CDATA[Pembangunan perumhan maupun perumahan di Indonesia megalami peningkatan yang cukup pesat. Hal ini memberikan pengaruh pada peningkatan permintaan bahan bangunan. Beberapa pelaku bisnis yang merasa diuntungkan oleh kondisi ini antara lain pelaku bisnis properti, jasa kontraktor, serta produsen maupun distributor bahan bangunan yang banyak dicari para konsumen. Memulai usaha dengan membuka toko bangunan merupakan salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-22638" href="http://jpmi.or.id/2012/01/17/kokohnya-bisnis-material-bangunan/toko-material/"><img class="alignleft size-full wp-image-22638" src="http://jpmi.or.id/files/2011/12/toko-material.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a>Pembangunan perumhan maupun perumahan di Indonesia megalami peningkatan yang cukup pesat. Hal ini memberikan pengaruh pada peningkatan permintaan bahan bangunan. Beberapa pelaku bisnis yang merasa diuntungkan oleh kondisi ini antara lain pelaku bisnis properti, jasa kontraktor, serta produsen maupun distributor bahan bangunan yang banyak dicari para konsumen.</p>
<p>Memulai usaha dengan membuka toko bangunan merupakan salah satu alternatif tepat bagi pencari usaha baru. Bisnis ini akan selalu dibutuhkan selama masih ada pembangunan di sekitar kita. Selain itu, keuntungan yang diperoleh juga memberikan peluang yang cukup besar sehingga menarik para pencari usaha baru. Hal ini berdampak pada banyaknya toko bangunan yang bermunculan di pasaran, sehingga persaingan pasarnya pun juga semakin tinggi.</p>
<p><strong>Beberapa tips dan trik untuk memberikan nilai lebih usaha toko bangunan Anda dalam menghadapi persaingan tersebut antara lain:</strong></p>
<p><strong>1.</strong> <em>Tentukan Lokasi Usaha yang Strategis</em></p>
<p>Maksud dari lokasi yang strategis adalah tidak saja lokasi tersebut dilalui banyak orang, namun juga dekat dengan pemukiman warga yang dimungkinkan masih akan ada pembangunan. Sehingga peluang konsumen yang mencari bahan bangunan masih sangat tinggi, baik untuk pembangunan maupun untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak dibandingkan jika lebih dekat dekat dengan kawasan industri.</p>
<p><strong>2.</strong> Adanya Promosi<em> Launching</em></p>
<p><em>Perlu adanya promosi usaha toko bangunan Anda yang baru</em><strong><em>,</em></strong> misalnya <em>launching</em> mengundang warga sekitar. Spanduk besar yang dipasang di depan toko bangunan dan karangan bunga dari rekan memberikan daya tarik tersendiri bagi para konsumen sehingga konsumen mengetahui keberadaan toko bangunan Anda yang baru. Untuk promosi bisnis selanjutnya Anda bisa memberikan potongan harga untuk pembelian diatas harga tertentu. Anda bisa juga memberikan bonus tiap periode tertentu berupa kalender atau jam dinding yang verlogokan toko bangunan Anda.</p>
<p><strong>3.</strong> <em>Perhatikan Kebutuhan Pasar Akan Bahan Bangunan</em></p>
<p>Misalnya jika sedang banyak pembangunan rumah, permintaan akan semen, pasir, batu bata serta besi akan mengalami peningkatan. Dengan kondisi tersebut, tambahkan persediaan bahan bangunan. Atau saat memasuki musim penghujan, biasanya banyak rumah yang saluran pipa airnya rusak atau bocor, jadi sebaiknya Anda lebih menambahkan persediaan peralon atau pipa air untuk memenuhi permintaan yang meningkat. Kondisi lain yang dapat dijumpai saat menjelang perayaan hari penting, seperti saat menjelang perayaan HUT Republik Indonesia kebutuhan akan cat cenderung meningkat dibanding hari-hari biasanya. Jadi Anda sebaiknya memperhatikan permintaan pasar yang sering berubah sesuai dengan musimnya, upayakan untuk memilih barang yang mudah dijual pada tiap musimnya.</p>
<p><strong>4.</strong> <em>Selalu Berikan Pelayanan yang Bersahabat dan Ramah untuk Setiap Konsumen</em><em> </em></p>
<p>Kebanyakan pelayanan yang ramah hanya diberikan kepada konsumen yang sudah pasti membeli saja. Sedangkan konsumen yang sekedar bertanya saja, namun belum pasti membeli biasanya dilayani dengan seenaknya. Kebiasaan buruk ini akan membuat konsumen malas untuk kembali ke toko Anda. Informasikan pula jam buka toko Anda kepada konsumen, sehingga konsumen tidak kecewa jika datang ke toko Anda. Untuk toko bangunan biasa dibuka dari jam 08.00 sampai jam 17.00 setiap harinya.</p>
<p><strong>5.</strong> <em>Pilihlah Bahan Bangunan yang Berkualitas</em></p>
<p>Bahan material bangunan mempengaruhi kekuatan, keamanan dan keawetan suatu bangunan. Contohnya untuk bahan bangunan seperti pasir, pilih yang berbutir tajam dan tidak mengandung bahan organis maupun lumpur. Sedangkan untuk batu kerikil pilih batu yang keras dan tidak berpori dengan bentuk yang tajam. Sangat penting memiliki pengetahuan mengenai ciri bahan yang berkualitas untuk semua produk agar nantinya konsumen tidak merasa dikecewakan dengan produk yang asal-asalan.</p>
<p>Info Produk</p>
<p>Bahan bangunan yang paling sering dibutuhkan pasar antara lain pasir, genteng, batu bata, besi, semen, paku, kayu, triplek, cat, pipa, dan masih banyak lagi bahan bangunan yang diminati pasar. Produk yang beredar dipasaran pun memiliki berbagai macam merek, dengan harga jual yang bervariasi sesuai dengan kualitas bahan bangunan tersebut.</p>
<p><strong> Analisa Usaha</strong></p>
<p>1. Modal awal</p>
<p>Mobil pick up   Rp  70.000.000</p>
<p>2. Bahan baku</p>
<p>(pasir, semen, batu bata, besi, cat)  Rp 100.000,000</p>
<p>Total   Rp 170.000.000</p>
<p>Biaya penyusutan mobil selama penggunaan 5 tahun</p>
<p>= 1/ 60 bulan x Rp 70.000.000= Rp 1.166.600,00</p>
<p><strong>Biaya Operasioal Per bulan</strong></p>
<p>1. Sewa tempat per bulan</p>
<p>(Rp   15.000.000/th : 12 bulan)  Rp    1.250.000</p>
<p>2. Belanja bahan baku per bulan  Rp  50.000.000</p>
<p>3. Gaji karyawan  (2 x Rp 800.000) Rp    1.600.000</p>
<p>4. Transportasi Rp 600.000</p>
<p>5. Listrik  Rp 100.000</p>
<p>6. Penyusutan mobil  Rp 1.166.600</p>
<p>Total   Rp 54.716.600</p>
<p><strong>Omset Per bulan</strong></p>
<p>Perhitungan omset per hari kurang lebih Rp 2.000.000,00 dengan pendapatan sebagai berikut:</p>
<p>1. Pendapatan pasir (6 x @ Rp 150.000/m<sup>3</sup>)  Rp  900.000</p>
<p>2. Semen ( 8 x @ Rp 53.000/ sak )  Rp  424.000</p>
<p>3. Batu bata ( 1.000 x Rp 300,00 /buah)  Rp  300.000</p>
<p>4. Cat tembok ( 5 x @ Rp 75.000/ 5kg )  Rp  375.000</p>
<p>Total  Rp 1.999.000</p>
<p><strong>Jadi Total Omset Per bulan</strong></p>
<p><strong> </strong>(Rp 1.999.000x 30 hari ) = Rp 59.970.000</p>
<p><strong>Laba Per bulan</strong></p>
<p><strong> </strong>(Rp 59.970.000- Rp 54.716.600) = Rp   5.253.400</p>
<p><strong>ROI (Return of Investment)</strong></p>
<p><strong></strong>(Modal Awal : Laba Per bulan)  =  &lt; 3 tahun</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://febri-nurhidayat.blogspot.com/2011/10/peluang-usaha-toko-bahan-bangunan.html" target="_blank">febri-nurhidayat.blogspot.com</a>, <a href="http://www.aldiwaniya.net/2011/05/tips-dan-trik-membuka-bisnis-toko-" target="_blank">aldiwaniya.net</a>, dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: ekoprojbud.pl</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/17/kokohnya-bisnis-material-bangunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kotak Kado Bisa Melejit Dua Kali Lipat Saat ada Perayaan</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/13/kotak-kado-bisa-melejit-dua-kali-lipat-saat-ada-perayaan/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/13/kotak-kado-bisa-melejit-dua-kali-lipat-saat-ada-perayaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 07:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23576</guid>
		<description><![CDATA[Perayaan apa pun, entah itu Lebaran, Natal, atau Tahun Baru, selalu membawa rezeki bagi para pebisnis. Tak hanya pebisnis cokelat yang kebanjiran order di saat tutup tahun seperti ini, produsen kotak kado dan kertas kado pun sibuk menangguk omzet yang melonjak hingga dua kali lipat dibanding hari-hari biasa. Memang, belakangan ini bisnis kotak dan kertas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23577" href="http://jpmi.or.id/2012/01/13/kotak-kado-bisa-melejit-dua-kali-lipat-saat-ada-perayaan/kotak-kado/"><img class="alignleft size-full wp-image-23577" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/kotak-kado.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Perayaan apa pun, entah itu Lebaran, Natal, atau Tahun Baru, selalu membawa rezeki bagi para pebisnis. Tak hanya pebisnis cokelat yang kebanjiran order di saat tutup tahun seperti ini, produsen kotak kado dan kertas kado pun sibuk menangguk omzet yang melonjak hingga dua kali lipat dibanding hari-hari biasa.</p>
<p>Memang, belakangan ini bisnis kotak dan kertas kado lagi naik daun. Maklum, orang mulai malas bersusah payah membungkus kado sendiri. Lihat saja usaha kotak kado yang ditekuni Lita Handayani (35), pemilik Beauty &amp; Smart Gift di Surabaya, yang mulai menekuni bisnis kotak kado ini sejak 2005 silam. </p>
<p> Lita mengakui, bisnis ini memang warisan dari orang tuanya. Karena itu, &#8220;Beberapa pelanggan juga bekas langganan orang tua saya,&#8221; ujarnya. </p>
<p> Karena sudah berpengalaman, pelanggan Lita pun berjibun. Beberapa kantor dan bank, juga pelanggan perorangan sering menggunakan produk kotak kado buatan Lita. </p>
<p> Selain membuat kotak dan kertas kado sendiri, Lita juga menjual berbagai pernak-pernik hiasan kado, seperti pita berbagai ukuran, kertas tisu, plastik <em>wrap</em> , <em>bubble sheet</em>, dan masih banyak lagi. </p>
<p> Harga jual kotak kado <em>made in</em> Lita juga beragam, tergantung ukuran. Kotak kado ukuran 3&#215;3 cm, misalnya, dibanderol Rp 4.500 saja. Adapun kotak besar ukuran 50x50x24 cm dipatok Rp 125.000. </p>
<p> Kertas kado lokal dan impor berkisar Rp 5.500 hingga Rp 25.000. “Untuk jasa wrap atau membungkus kado, biayanya mulai Rp 5.000 sampai Rp 60.000,” tambah Lita.</p>
<p> Di saat Natal dan Tahun Baru , usaha Lita makin menjanjikan. Kalau biasanya ia hanya mampu meraup omzet Rp 25 juta per bulan, saat ini omzet Lita mencapai Rp 50 juta. &#8220;Marginnya sekitar 20%-30%,&#8221; ujarnya. </p>
<p> Hanya saja, untuk meraih omzet sebesar itu, Lita pun harus menyesuaikan aneka produknya dengan tema Natal dan Tahun Baru. &#8220;Kalau untuk natal, identik dengan pohon natal atau sinterklas,&#8221; tambahnya.</p>
<p> Selain Lita, Sigit Priyono, produsen kotak kado dengan merek Dunia Pelangi asal Yogyakarta juga menangguk rezeki nan lumayan di pengujung tahun ini. Di saat seperti ini, Sigit mampu membungkus omzet hingga dua kali lipat atau naik 100% dibanding omzet di hari-hari biasa. &#8220;Omzet seperti sekarang akan berulang saat Valentine nanti,&#8221; ujarnya. </p>
<p> Di bulan-bulan tanpa hari besar, omzet Sigit hanya Rp 20 jutaan. Tapi kalau Lebaran, Natal, Tahun Baru atau Valentine, omzetnya bisa tembus sekitar Rp 35 juta hingga Rp 40 juta. </p>
<p> Sigit memulai bisnis ini sejak 2001 lalu. Dia membuat kotak kado dari kertas daur ulang yang ia beli dari pengepul di Solo dan Jakarta. Adapun pernak-pernik kado, ia dapatkan di sekitar Yogyakarta saja. </p>
<p> Bentuk kotak kado pun kini tak melulu berbentuk kotak atau kubus. Ada juga kotak kado yang berbentuk hati, segitiga, bintang atau lingkaran. Harga kotak kado itu pun beragam, mulai Rp 2.000 hingga Rp 19.000. </p>
<p> Untuk memperluas pasar kotak kado itu, Sigit membuka kesempatan untuk reseller. Bagi yang berminat, Sigit memberi harga lebih murah, sekitar Rp 1.500 hingga Rp 16.000. Kini kotak kado karya Sigit sudah merambah Jakarta, Medan, Palembang, Banjarmasin, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lombok bahkan Sulawesi.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/1326267231/87341/Kotak-kado-bisa-melejit-dua-kali-lipat-saat-ada-perayaan-" target="_blank">peluangusaha.kontan.co.id</a></p>
<p>Sumber gambar : indonetwork.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/13/kotak-kado-bisa-melejit-dua-kali-lipat-saat-ada-perayaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manisnya Peluang Usaha Sirup Jambu Mete</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/10/manisnya-peluang-usaha-sirup-jambu-mete/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/10/manisnya-peluang-usaha-sirup-jambu-mete/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 07:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=22632</guid>
		<description><![CDATA[Jambu mete merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari Brasil Tenggara. Di Indonesia sendiri, tanaman jambu mete banyak tumbuh di Jawa Tengah (Wonogiri, Jepara), Jawa Timur (Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pasuruan, dan Ponorogo) dan di Yogyakarta (Gunung kidul, Bantul dan Sleman). Di Luar Pulau Jawa, jambu mete banyak ditanam di Bali (karang asem), Sulawesi Selatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-22633" href="http://jpmi.or.id/2012/01/10/manisnya-peluang-usaha-sirup-jambu-mete/sirup-jambu-mete/"><img class="alignleft size-full wp-image-22633" src="http://jpmi.or.id/files/2011/12/Sirup-Jambu-Mete.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Jambu mete merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari Brasil Tenggara. Di Indonesia sendiri, tanaman jambu mete banyak tumbuh di Jawa Tengah (Wonogiri, Jepara), Jawa Timur (Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pasuruan, dan Ponorogo) dan di Yogyakarta (Gunung kidul, Bantul dan Sleman). Di Luar Pulau Jawa, jambu mete banyak ditanam di Bali (karang asem), Sulawesi Selatan (Kepulauan Pangkajene, Sidenreng, Soppeng, Wajo, Maros, Bone dan Barru), Sulawesi Tenggara (Muna), dan NTB (Sumbawa Besar, Dompu, dan Bima).</p>
<p>Setiap daerah di Indonesia memiliki nama yang berbeda-beda untuk menyebut tanaman ini, di Sumatera barat: Jambu erang/jambu monya, di Lampung dijuluki gayu, di Jawa Barat dijuluki jambu mede, di Jawa Tengah dan Jawa Timur dijuluki jambu monyet, di Bali jambu jipang atau jambu dwipa, dan di Sulawesi Utara disebut buah yaki.</p>
<p>Tanaman jambu mete merupakan komoditi ekspor. Pengolahan mete, di samping menghasilkan biji, juga limbah berupa buah semu. Biasanya, dari total produksi gelondong mete hanya 10% saja yang baru dimanfaatkan untuk produk pangan, sisanya terbuang dengan percuma sebagai limbah, seperti  buah semu mete yang hingga kini belum banyak yang memanfaatkannya. Waktu panen jambu mete hanya berlangsung sekitar 3 bulan dalam setahu. Jadi dapat dibayangkan bahwa pada saat panen akan terjadi penumpukan limbah buah semu jambu mete yang melimpah.</p>
<p>Sebenarnya buah semu jambu mete dapat diolah menjadi beberapa bentuk olahan seperti anggur mete, manisan kering, selai mete, buah kalengan,  jem jambu mete, nata de casew dan sirup. Sirup jambu mete diperoleh dari pengepresan buah Buah jambu mete tanpa mengalami fermentasi.  Sirup buah semu jambu bermanfaat sebagai sajian minuman segar yang cukup mangandung vitamin C, tepat disajikan saat cuaca panas dan cocok sebagai minuman segar saat berbuka puasa.</p>
<p>Jika selama ini masyarakat lebih banyak menggunakan sirup coco pandan, jeruk, apel, mangga, atau markisa sebagai minuman segar berbuka puasa, tidak ada salahnya jika mencoba sirup jambu mete ini. Permintaan sirup pada bulan puasa sampai lebaran cenderung meningkat. Hadirnya sirup jambu mete bisa menjadi peluang usaha  baru yang cukup menjanjikan bagi daerah sentra  jambu mete karena masih jarang orang yang memproduksi.</p>
<p>Bahan:</p>
<ol>
<li>Buah semu jambu mete 1 kg = 25 – 30 buah. Untuk bahan sirup sebaiknya digunakan buah semu yang baru dipanen yang sebelumnya sudah dikukus atau direndam dalam larutan garam 2,5% selama 4 jam untuk menghilangkan rasa sepat dan gatal.</li>
<li>NaCl 20 gram</li>
<li>Serbuk gelatin 2 gram</li>
<li>Gula pasir 650-700 gram</li>
<li>Asam sitrat 3 gram</li>
</ol>
<p>Cara pengolahan sirup buah jambu mete adalah :</p>
<ol>
<li>Buah semu jambu mete yang masak  dicuci dan dipilih yang baik, yang tidak cacat dan masih segar.</li>
<li>Buah dibelah 4 bagian kemudian direndam dalam larutan garam dapur ( NaCl) 2 % selama 24 jam. Larutan garam 2 % dibuat dengan melarutkan 20 gram dapur ( ± 6 sendok teh garam ) dalam 1 liter air.</li>
<li>Setelah itu buah diangkat, dicuci dengan air kemudian ditiriskan.</li>
<li>Kukus selama 20 menit, dan dibiarkan sampai dingin.</li>
<li>Buah dipres dengan alat pengepres atau diperas dengan cara buah dibungkus dengan kain saring dan diperas dengan tangan.</li>
<li>Cairan sari buah yang dihasilkan kemudian ditampung dalam wadah dan disaring</li>
<li>Tambahkan serbuk gelatin 2 gram ke dalam cairan sari buah, lalu dipanaskan selama 10 menit sambil diaduk. Fungsi galatin untuk mengikat kotoran halus yang kemudian menggumpal dan diendapkan.</li>
<li>Cairan kemudian disaring kembali untuk memisahkan endapan kotoran.</li>
<li>Tambahkan gula pasir 650 – 700 gram,dan  serbuk asam sitrat 3 gram (atau sari buah jeruk nipis 4 butir). Asam sitrat ditambahkan untuk menghasilkan cita rasa yang enak dan harum.</li>
<li>Panaskan sambil diaduk 15 – 20 menit untuk melarutkan gula dan bahan lainnya.</li>
<li>Masukkan sirup yang telah jadi ke dalam botol lalu botol ditutup rapat kemudian dilakukan pasturisasi.</li>
<li>Pasteurisasi dilakukan dengan cara dipanaskan pada suhu 60 – 70 ºC selama 30 menit. Tujuan dari pasturisasi ini adalah untuk mematikan mikrobia-mikrobia bersifat patogen.</li>
</ol>
<p>Note: Sisa ampas dari pengepresan masih dapat diolah lebih lanjut menjadi abon.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://pebisnismuslim.com/arsip/2011/membuka-peluang-usaha-sirup-jambu-mete.com" target="_blank">pebisnismuslim.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: jalankemanagitu.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/10/manisnya-peluang-usaha-sirup-jambu-mete/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bioskopnya Boleh Mini  tapi Labanya Maksi</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/06/bioskopnya-boleh-mini-tapi-labanya-maksi/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/06/bioskopnya-boleh-mini-tapi-labanya-maksi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 07:00:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23405</guid>
		<description><![CDATA[Anda yang gemar nonton film terbaru di bioskop ternama, bisa jadi pernah kelewatan nonton film favorit. Hal itu terjadi karena Anda sedang sibuk bekerja atau bioskopnya terlalu jauh untuk disambangi. Nah, bagi Anda yang tak sempat nonton film favorit di bioskop, sekarang ada jalan keluarnya. Tak perlu beli DVD bajakan karena sekarang sudah banyak bioskop [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23406" href="http://jpmi.or.id/2012/01/06/bioskopnya-boleh-mini-tapi-labanya-maksi/bioskop-mini/"><img class="alignleft size-full wp-image-23406" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/Bioskop-Mini.jpg" alt="" width="259" height="194" /></a>Anda yang gemar nonton film terbaru di bioskop ternama, bisa jadi pernah kelewatan nonton film favorit. Hal itu terjadi karena Anda sedang sibuk bekerja atau bioskopnya terlalu jauh untuk disambangi.</p>
<p>Nah, bagi Anda yang tak sempat nonton film favorit di bioskop, sekarang ada jalan keluarnya. Tak perlu beli DVD bajakan karena sekarang sudah banyak bioskop mini yang menyediakan tontonan film sesuai dengan pesanan penggemarnya. </p>
<p> Sesuai dengan namanya, bioskop mini memiliki tempat duduk yang terbatas. Lihat saja, kapasitas duduk di situ paling banyak untuk 20 orang dan paling sedikit dua orang. Sepintas, konsep bioskop mini mirip ruang karaoke, di mana konsumen bisa memilih tempat sesuai dengan kebutuhan. </p>
<p> Tentu banyak keuntungan nonton di bioskop mini. Selain bisa pesan film, &#8220;Penggemar film tak perlu khawatir jika telat menonton film favorit mereka,&#8221; kata Ide Hafizh, Manajer Movie Box, salah satu penyedia bioskop mini di Yogayakarta. </p>
<p> Mirip dengan bioskop biasa, Movie Box juga dilengkapi tata suara yang mumpuni. Penonton yang sering hadir di Movie Box itu adalah kelompok usia remaja dan dewasa. </p>
<p> Hafizh bilang, usaha yang berdiri sejak 2004 itu menyediakan studio kapasitas dua orang, empat orang sampai 20 orang. Selain studio dengan layar lebar seperti bioskop, Movie Box juga menyediakan studio dengan teve plasma.</p>
<p> Soal tarif menonton, Hafizh mematok mulai Rp 60.000 sampai Rp 180.000 untuk satu film. &#8220;Omzet kami bisa Rp 80 juta per bulan,&#8221; ujar Hafizh yang mengelola dua gerai Movie Box di Yogyakarta. </p>
<p> Selain Movie Box ada Rumah Cinema The Mini Theater di Sidoarjo, Jawa Timur. Bioskop mini yang beroperasi sejak Agustus 2008 lalu ini sudah memiliki 3.000 koleksi film untuk pengunjungnya.</p>
<p> David Dwik, manajer operasional Rumah Cinema (RC) bilang, mereka hanya menyediakan film sesuai dengan usia si penonton. &#8220;Jika penontonnya pelajar maka kami beri pilihan film remaja sesuai dengan umur,&#8221; tutur David.</p>
<p> Selain menjadi ajang hiburan, bisnis ini dijadikan sarana pendidikan bagi siswa sekolah. &#8220;Banyak guru mengajak siswa menonton film pendidikan ke tempat kami,&#8221; pungkas David.</p>
<p> Untuk menonton film di RC, David mengenakan tarif tiket Rp 15.000 per orang. Tarif tiket menonton itu tetap sama termasuk tarif pada akhir pekan.</p>
<p> Agar pengunjung semakin ramai, David memberikan harga khusus bagi penonton yang datang rombongan, terutama rombongan dengan jumlah lebih 20 orang. &#8220;Tarif ramai-ramai hanya Rp 250.000 untuk satu film,&#8221; kata David.</p>
<p> Dalam sehari, David mampu menjaring 200 penonton dengan omzet harian rata-rata Rp 3 juta atau omzet sebesar Rp 90 juta per bulan. &#8220;Biaya operasional bisnis ini relatif kecil hanya 20% dari omzet,&#8221; terang David.</p>
<p> Bagi Anda yang tertarik berbisnis ini, modal yang dibutuhkan sekitar Rp 100 juta &#8211; Rp 200 juta. Uang itu untuk membeli peralatan studio seperti layar, proyektor, player, tempat duduk, dekorasi ruangan, serta koleksi film.</p>
<p> Namun sebelum terjun ke bisnis ini, sebaiknya Anda perlu memperdalam pengetahuan tentang film terbaru baik lokal atau film impor.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/1325740713/86842/Bioskopnya-boleh-mini-tapi-labanya-maksi-" target="_blank">bisnis.com</a></p>
<p>Sumber gambar : sparklette.net</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/06/bioskopnya-boleh-mini-tapi-labanya-maksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kriuknya Bisnis Kerupuk Udang Enak &amp; Sehat</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/03/kriuknya-bisnis-kerupuk-udang-enak-sehat/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/03/kriuknya-bisnis-kerupuk-udang-enak-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 07:00:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=22627</guid>
		<description><![CDATA[Kerupuk memang bagian yang tidak dapat dilepaskan dari tradisi masyarakat Indonesia. Dan hampir setiap orang menyukai kerupuk, selain rasanya yang enak harganya juga relatif terjangkau. Secara umum kerupuk adalah bahan kering yang berupa lempengan tipis yang terbuat dari bahan baku seperti ikan, kulit dan dapat juga berasal dari udang. Akan tetapi saat ini begitu banyak kerupuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-22628" href="http://jpmi.or.id/2012/01/03/kriuknya-bisnis-kerupuk-udang-enak-sehat/kerupuk-udang/"><img class="alignleft size-full wp-image-22628" src="http://jpmi.or.id/files/2011/12/kerupuk-udang.jpg" alt="" width="300" height="211" /></a>Kerupuk memang bagian yang tidak dapat dilepaskan dari tradisi masyarakat Indonesia. Dan hampir setiap orang menyukai kerupuk, selain rasanya yang enak harganya juga relatif terjangkau. Secara umum kerupuk adalah bahan kering yang berupa lempengan tipis yang terbuat dari bahan baku seperti ikan, kulit dan dapat juga berasal dari udang.</p>
<p>Akan tetapi saat ini begitu banyak kerupuk yang menggunakan bahan-bahan pangawet yang tidak diizinkan atau membahayakan konsumen, seperti penggunaan boraks. Padahal untuk pembuatan semua jenis kerupuk sama sekali tidak memerlukan bahan pengawet dalam pembuatannya.</p>
<p>Alat Pembuat Kerupuk Udang</p>
<p>Untuk membuat adonan kerupuk udang tidaklah terlalu sulit dan alat-alat yang dibutuhkan juga tidak terlalu rumit. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah udang sebagai bahan utama dan bahan-bahan tambahannya seperti tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih dan juga garam.</p>
<p>Alat-alat yang dibutuhkan untuk pembuatan dalam jumlah kecil tidak terlalu banyak dan dapat menggunakan alat dapur sederhana seperti baskom, tampah, cobek dan juga loyang. Semua alat tersebut dapat kita beli di pasar atau toko terdekat. Sedangkan untuk produksi dalam skala besar biasa menggunakan alat penghancur udang/ikan, alat pelembut bahan-bahan, pencetak, alat pengukus ukuran besar, mesin pemotong dan juga oven.</p>
<p>Bila anda ingin mencoba membuat kerupuk udang enak dan sehat, langkah-langkah sederhananya adalah sebagai berikut :</p>
<p>Bahan</p>
<ol>
<li>Udang      segar sebanyak 3/4 kg.</li>
<li>Garam</li>
<li>Tepung      Tapioka</li>
<li>Telur      Ayam</li>
<li>Bawang      Putih</li>
<li>Bawang      Merah</li>
<li>Bawang      Daun</li>
<li>Ketumbar</li>
</ol>
<p>Alat</p>
<ol>
<li>Panci</li>
<li>Pisau</li>
<li>Pengaduk</li>
<li>Kompor</li>
<li>Nampan      atau Wadah Pengering</li>
</ol>
<p>Cara Membuat Kerupuk Udang :</p>
<ol>
<li>Udang/Daging      Ikan Ditumbuk Halus, Tambahkan Bumbu, Garam, Gula Dan Air Secukupnya.</li>
<li>Tambahkan      Tepung Tapoka Dan Telur, Diaduk Rata Dan Adonan Padat/Kompak.</li>
<li>Adonan      Dibentuk Bulat Dan Panjang Seperti  Lontong</li>
<li>Lontong      Adonan Dikukus Sekitar 2 Jam</li>
<li>Setelah      Cukup Matang, Diangkat Dan Dibiarkan Dingin</li>
<li>Lontongan      Diiris Tipis-tipis</li>
<li>Irisan      Dijemur Selama 2-3 Hari Sampai Kering</li>
<li>Kerupuk      Ikan Siap Digoreng.</li>
</ol>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>TIPS MENINGKATKAN NILAI TAMBAH KERUPUK</p>
<p>Untuk memberi nilai tambah, kerupuk udang tidak hanya di jual dalam keadaan setengah pakai saja, tetapi juga dalam keadaan siap makan atau sudah digoreng. Karena bila di jual dalam keadaan matang dirasa bisa jauh lebih menguntungkan.Tetapi yang harus diperhatikan bila menjual kerupuk udang dalam keadaan siap makan adalah penggunaan minyak goreng yang dipakai, karena bila minyak goreng telah digunakan lebih dari tiga kali justru akan memberi kerupuk udang yang dihasilkan mudah cepat tengik. Hal ini dikarenakan minyak goreng yang dipakai sudah rusak, sehingga pengulangan penggunaan minyak goreng sebaiknya dibatasi.</p>
<p>Selain itu dalam hal kemasan, untuk meningkatkan nilai jual sebaiknya dibuatkan kemasan yang unik dan transparant. Pilih gambar dan warna yang pas serta design yang mampu mengundang selera konsumen untuk membelinya.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://pebisnismuslim.com/arsip/2011/membuat-kerupuk-udang-enak-sehat.com" target="_blank">pebisnismuslim.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: inforesep.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/03/kriuknya-bisnis-kerupuk-udang-enak-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

