<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia &#187; Marketing &amp; Sales</title>
	<atom:link href="http://jpmi.or.id/category/marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jpmi.or.id</link>
	<description>Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 08:00:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Marketing Menggaet Pelanggan di Twitter</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/02/04/marketing-menggaet-pelanggan-di-twitter/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/02/04/marketing-menggaet-pelanggan-di-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 07:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23500</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda berkeinginan untuk menjadikan twitter sebagai alat pemasaran dan meningkatkan penjualan, Anda dipastikan tak sendiri. Twitter menawarkan kemampuan untuk mengikat pelanggan dan menarik perhatian mereka terhadap produk dan layanan Anda. Tujuannya tentu mencari kesetiaan dan mengembangkan ide agar produk Anda bisa diterima. Berikut ini cara menjaring pelanggan lewat Twitter. 1. Bertanya Mulailah dengan bertanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23501" href="http://jpmi.or.id/2012/02/04/marketing-menggaet-pelanggan-di-twitter/marketing-bisnis-di-twitter/"><img class="alignleft size-full wp-image-23501" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/marketing-bisnis-di-twitter.jpg" alt="" width="277" height="240" /></a>Jika Anda berkeinginan untuk menjadikan twitter sebagai alat pemasaran dan meningkatkan penjualan, Anda dipastikan tak sendiri. Twitter menawarkan kemampuan untuk mengikat pelanggan dan menarik perhatian mereka terhadap produk dan layanan Anda. Tujuannya tentu mencari kesetiaan dan mengembangkan ide agar produk Anda bisa diterima. Berikut ini cara menjaring pelanggan lewat Twitter.</p>
<p><strong>1. Bertanya</strong><strong> </strong></p>
<p>Mulailah dengan bertanya ke pengikut Anda. Tanyakan pendapat mereka yang ingin Anda ketahui. Apakah mereka suka logo baru? Berapa kali mereka membeli produk Anda? Apakah mereka mau mengganti ke produk lain? Dengan bertanya Anda mendapat gambaran singkat apa pikiran konsumen terhadap produk Anda. Ini bisa jadi bonus tambahan. Sebab, tidak ada yang mau mengikuti sebuah akun yang hanya berisi siaran pers promo saja.</p>
<p><strong>2. Lakukan Polling Singkat</strong></p>
<p>Dengan membuat pemungutan suara atau polling kecil-kecilan menjadikan Anda punya dua keuntungan. Pertama, anda mengetahui pendapat konsumen terhadap produk, merek dan layanan. Kedua, Anda bisa menemukan hal-hal menarik yang bisa menjadi nilai tambah produk Anda. Tapi jangan lupa untuk memposting hasil polling, agar pengikut juga tahu keinginan pengikut lainnya.</p>
<p>Anda bisa menanyakan apa saja, tapi akan menjadi menarik jika Anda menulis juga waktu pemungutan suara. Tweet seperti, &#8220;Polling: Di mana Anda membeli produk ini, penutupan satu jam dari sekarang.&#8221; Maka orang-orang yang berpartisipasi akan mengecek lagi hasilnya satu jam kemudian.</p>
<p><strong>3. Buat Akun Layanan Pelanggan</strong></p>
<p>Jika Anda menerima pertanyaan, keluhan, atau komentar dari pelanggan maka buatlah sebuah akun layanan pelanggan. Atur layanan pelanggan Anda. Misalnya, atur ke suatu link yang menghubungkan ke laman Pertanyaan dan Jawaban, jawaban isu-isu teknis, dan pindah ke percakapan email jika memang perlu bantuan lebih lanjut.</p>
<p><strong>4. Pantau @mention</strong></p>
<p>Tidak semua umpan balik tentang produk Anda di Twitter berasal dari Anda atau produk Anda. Di Twitter, umpan balik juga bisa berasal dari percakapan tentang produk lain. Lakukan pencarian cepat terhadap produk Anda. Caranya gunakan pilihan search dan masukan @produk-anda untuk mencari apa yang dibicarakan orang tentang produk Anda. Jika Anda menggunakan aplikasi seperti Hootsuite atau Tweetdeck, akan mudah untuk memonitor @mention tentang produk Anda.</p>
<p><strong>5. Pantau Pencarian Produk, Merek, Slogan Anda</strong></p>
<p>Ketika mengamati @mention, terkadang Anda menemukan bahwa orang-orang tak hanya berbicara soal merek dan produk. Mereka juga bicara tentang pemilik, situs, layanan, hingga bungkus produk. Jika Anda ingin menangkap semua umpan balik tentang produk Anda secara langsung, Anda harus lebih kreatif.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/177-manajemen.html?start=2" target="_blank">ciputraentrepreneurship.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: twittermarket.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/02/04/marketing-menggaet-pelanggan-di-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Media Promosi yang Unik</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/31/memilih-media-promosi-yang-unik/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/31/memilih-media-promosi-yang-unik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 07:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=24126</guid>
		<description><![CDATA[Media promosi adalah sarana mengomunikasikan suatu produk atau jasa atau brand atau perusahaan dan lainnya agar dapat dikenal masyarakat lebih luas. Media promosi yang paling tua adalah dari mulut ke mulut, dilanjutkan dengan media promosi konvensional berupa: brosur, poster, katalog, pamflet, booklet, spanduk, billboard, banner, flyer, reklame, kartu nama, iklan TV, radio, media cetak (koran/ [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-24127" href="http://jpmi.or.id/2012/01/31/memilih-media-promosi-yang-unik/sensory-branding/"><img class="alignleft size-full wp-image-24127" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/sensory-branding.jpg" alt="marketing" width="292" height="240" /></a>Media promosi adalah sarana mengomunikasikan suatu produk atau jasa atau <em>brand </em>atau perusahaan dan lainnya agar dapat dikenal masyarakat lebih luas.</p>
<p>Media promosi yang paling tua adalah dari mulut ke mulut, dilanjutkan dengan media promosi konvensional berupa: brosur, poster, katalog, <em>pamflet</em>, <em>booklet</em>, spanduk, <em>billboard</em>, <em>banner</em>, <em>flyer</em>, reklame, kartu nama, iklan TV, radio, media cetak (koran/ majalah) dan sebagainya.</p>
<p>Media promosi tersebut berkembang dengan maraknya promosi ranah digital seperti promosi melalui jejaring sosial di Facebook dan Twitter. Namun, tidak satu pun media yang benar-benar dikategorikan mutlak dari segi ketepatan dan efektivitas. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.</p>
<p>Maka, dalam memanfaatkan media promosi secara maksimal, dibutuhkan kemampuan menciptakan kreasi baru dan unik agar pesan-pesan dapat melekat pada konsumen, sehingga tujuan menjangkau lebih banyak konsumen dan memaksimalkan profit perusahaan dapat tercapai.</p>
<p>Tanpa disadari, semakin berkembangnya media promosi, ada cara lain yang lebih unik, berbeda, dan mungkin belum diketahui banyak orang, seperti: <em>Sensory Branding</em>, <em>Ambient Art</em>, dan <em>Flash Mob</em>.</p>
<p>Berikut akan dibahas satu persatu secara garis besarnya. <em>Sensory Branding </em>yang melibatkan panca-indera manusia seperti mata-penglihatan, hidung-penciuman, telinga-pendengaran, kulit-perasa, dan mulut-pengecap untuk memancing persepsi konsumen terhadap suatu produk/<em>brand </em>tertentu.</p>
<p>Misalnya: Roti Boy, saat kita melewati gerainya, tercium lah aroma yang enak dan khas membuat kita membayangkan bentuk dan rasa dari Roti Boy tersebut tanpa harus melihat gerai itu sendiri. Contoh lain adalah alunan musik penjual es krim dengan lagu khas dari Walls.</p>
<p><em>Ambient Art </em>adalah penyajian informasi dengan teknik artistik yang juga mengandung pesan tersembunyi, di mana paparan dari waktu ke waktu memungkinkan pengunjung untuk memahami sesuatu tentang sumber-sumber informasi yang mewakili.</p>
<p>Contohnya adalah gambar kentang McDonalds yang dilukis di jalanan aspal yang dilalui banyak orang, tetapi ukiran kentang yang berbentuk garis lurus itu dijadikan zebra cross. Penggunaan seni ambient art ini memancing orang-orang yang melewati zebra cross itu memikirkan McDonalds.</p>
<p><em>Flash Mob </em>dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang berkumpul pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan untuk melakukan suatu hal bersamaan secara spontan.</p>
<p>Massa Flash Mob diatur melalui komunitas <em>online</em>, <em>web blog</em>, <em>news group</em>, email surat berantai, pesan singkat, ataupun telepon. Pesan lalu diteruskan beberapa kali untuk meningkatkan banyaknya massa. Misalnya, ada event di 2011 kemarin bertema: Sumpah Pemuda Flash Mob, yang diadakan di Central Park. Pesan singkat yang disebarkan via email berisi instruksi singkat untuk mengikuti <em>event</em>.</p>
<p>Peserta harus mengunduh MP3, membawa iPod/audio player lainnya, dan berkumpul di tempat yang ditetapkan. MP3 tersebut akan diputar secara serentak dan mengikuti setiap instruksi yang mereka dengar. Tanpa mengenal satu sama lainnya, mereka spontan meneriakkan isi Sumpah Pemuda dalam rangka merayakan hari yang jatuh pada 28 Oktober tersebut.</p>
<p>Jadi, media promosi di atas memiliki karakter yang berbeda dan kita harus jeli dan pandai mengamati kebiasaan dari target pasar kita agar dapat memilih media yang tepat untuk memastikan agar kita tidak membuang-buang biaya dengan percuma.<br />
 <strong><br />
 <strong>DANIEL SURYA </strong><br />
 <strong>Chairman &amp; President </strong><br />
 <strong>SEA, DM-IDHOLLAND &amp; </strong><br />
 <strong>ERICK RAHARJA</strong></strong></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://economy.okezone.com/read/2012/01/25/23/562919/memilih-media-promosi-yang-unik" target="_blank">economy.okezone.com</a></p>
<p>Sumber gambar : blog.jon-paul.co.uk</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/31/memilih-media-promosi-yang-unik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marketing Agar Merek Dikenal di Dunia Maya</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/28/marketing-agar-merek-dikenal-di-dunia-maya/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/28/marketing-agar-merek-dikenal-di-dunia-maya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 07:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23107</guid>
		<description><![CDATA[Ingatlah bahwa semua komunikasi dengan pelanggan seharusnya menunjukkan perasaan yang sama dan serupa, termasuk situs Anda dan pesan email Anda. Saat Anda hanya memiliki anggaran yang terbatas, sangat penting bahwa semua komunikasi memberdayakan satu sama lain. Lalu apa yang bisa Anda lakukan agar ada lebih banyak orang di Internet yang mengenal brand atau merek Anda? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23108" href="http://jpmi.or.id/2012/01/28/marketing-agar-merek-dikenal-di-dunia-maya/marketing-merek/"><img class="alignleft size-medium wp-image-23108" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/marketing-merek-300x214.jpg" alt="" width="300" height="214" /></a>Ingatlah bahwa semua komunikasi dengan pelanggan seharusnya menunjukkan perasaan yang sama dan serupa, termasuk situs Anda dan pesan email Anda. Saat Anda hanya memiliki anggaran yang terbatas, sangat penting bahwa semua komunikasi memberdayakan satu sama lain. Lalu apa yang bisa Anda lakukan agar ada lebih banyak orang di Internet yang mengenal brand atau merek Anda? Inilah beberapa cara yang bisa Anda tempuh.</p>
<p><strong> 1. </strong><strong>Kembangkan Situs yang Mengkomunikasikan Posisi Merek Anda</strong></p>
<p>Jangan lupa untuk mencantumkan informasi kontak Anda, termasuk layanan email yang mudah digunakan dan mudah dihubungi. Situs bisnis Anda sebaiknya mudah diakses, tidak lambat saat dibaca, mudah dijelajahi dan sebagainya. Dengan begitu orang akan kembali mengunjunginya terus menerus. Berikan pemahaman pada konsumen yang berkunjung bahwa merek Anda memiliki keunggulan tersendiri dalam ceruk yang digarapnya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>2. Buatlah Sebuah Blog</strong></p>
<p>Dalam situs, kita sering kesulitan untuk bertukar pandangan. Saat membuat sebuah blog dan menyampaikan pesan tentang merek kita, kita bisa mengetahui komentar positif dan negatif yang orang lain miliki tentang merek yang kita bangun. Saat seseorang meninggalkan komentar dalam blog, adalah sebuah kewajiban untuk membaca dan menanggapi pesna tersebut karena tidak tertutup kemungkinan masukan yang diberikan akan berkontribusi positif bagi merek dan bisnis secara umum.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3. Daftarkanlah Bisnis ke Direktori Gratis yang Relevan dengan Merek Anda</strong></p>
<p>Selalu manfaatkan sumber daya gratis yang bisa ditemukan di sekitar Anda. Jika Anda bisa temukan layanan-layanan direktori gratis untuk mencantumkan merek Anda, jangan ragu untuk melakukannya.</p>
<p><strong>4. Kelola Penempatan Mesin Pencari Anda</strong></p>
<p>Sering kita merasa kebingungan saat hendak menemukan informasi dalam situs atau blog. Nah, untuk mencegah itu juga terjadi dalam situs dan blog Anda, berikan sebuah kotak pencarian konten yang mudah terlihat.</p>
<p><strong>5. Email Newsletter Pemberdayaan Merek Kepada Para Pelanggan dan Konsumen Prospektif</strong></p>
<p>Jangan sepelekan peran newsletter elektronik yang bisa Anda kirimkan dengan amat mudah itu. Cukup sekali tekan, Anda bisa menjangkau dan menyampaikan pesan tentang merek kepada sebanyak mungkin orang yang alamat emailnya tersimpan di database.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>6. Gunakan Ruang Mengobrol <em>Online</em> (chat room)</strong></p>
<p>Ruang mengobrol virtual mungkin terdengar seperti sesuatu yang kurang produktif. Tetapi ini penting karena ruang chat <em>online</em> menjembatani orang-orang yang terlibat di dalam merek agar bisa saling berkomunikasi dengan lebih leluasa.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/175-penjualan-dan-pemasaran.html?start=5" target="_blank">ciputraentrepreneurship.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: aceita.com.br</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/28/marketing-agar-merek-dikenal-di-dunia-maya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Jungkir-Balik Mengorbitkan Merek</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/24/hukum-jungkir-balik-mengorbitkan-merek/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/24/hukum-jungkir-balik-mengorbitkan-merek/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 07:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23924</guid>
		<description><![CDATA[Menyaksikan bagaimana sejumlah merek begitu terkenal dan dicintai konsumen tentu membuat siapapun berdecak kagum. Popularitas merek menjadi impian bagi pebisnis yang tengah berjuang memasarkan merek-nya sendiri. Jika Anda berada pada posisi ini: merek yang mengejar konsumen, yakinlah Anda bisa membalikkan kondisi menjadi: konsumen yang mengejar merek Anda. Ippho Santosa, penulis bestseller juga buku Hot Branding, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23925" href="http://jpmi.or.id/2012/01/24/hukum-jungkir-balik-mengorbitkan-merek/jungkir-balik-merk/"><img class="alignleft size-full wp-image-23925" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/jungkir-balik-merk.jpg" alt="nama brand merk" width="300" height="231" /></a>Menyaksikan bagaimana sejumlah merek begitu terkenal dan dicintai konsumen tentu membuat siapapun berdecak kagum. Popularitas merek menjadi impian bagi pebisnis yang tengah berjuang memasarkan merek-nya sendiri. Jika Anda berada pada posisi ini: merek yang mengejar konsumen, yakinlah Anda bisa membalikkan kondisi menjadi: konsumen yang mengejar merek Anda.</p>
<p>Ippho Santosa, penulis <em>bestseller </em>juga buku <em>Hot Branding, Cara Paling Panas Mengorbitkan Merek</em>, menjelaskan bagaimana agar merek Anda semakin dikenal dan berhasil merajai pasar.</p>
<p> Menurut Ippho, ada dua skenario dalam pengembangan bisnis. Pertama, merek laku terlebih dahulu, kemudian barulah Anda membuka cabang di mana-mana. Kedua, Anda langsung membuka cabang di mana-mana tanpa menghiraukan apakah merek Anda laku atau tidak. Anda mungkin bertanya-tanya dengan cara kedua. Namun, dalam pandangan Ippho, cara tersebut tak salah karena dengan adanya cabang di mana-mana, merek Anda akan terkesan laku.</p>
<p> &#8220;Kendati sangat jarang dibahas di buku bisnis, namun skenario yang kedua cukup sering diterapkan oleh pelaku bisnis,&#8221; kata Ippho. </p>
<p> Ia pun menyontohkan, bisnis restoran. Saat menjalani bisnis restoran, idealnya hidangan yang lezat lah yang membuat banyak orang berkunjung ke restoran Anda dan kendaraan berjejer, antrian pun padat. Tapi tak ada salahnya jika skenario dibalik. Misal, usahakanlah restoran Anda tampak penuh dengan orang yang antri dan kendaraan yang parkir. </p>
<p> Dengan skenario yang dibalik ini, masyarakat awam akan beranggapan restoran selalu ramai pengunjung karena masakannya enak dan disukai. Alhasil, restoran akan ramai dengan sendirinya. Setidaknya pada tahap awal cara ini dapat mendongkrak merek. Inilah yang dimaksud hukum jungkir-balik. </p>
<p> Masih butuh contoh? Anda masih belum yakin untuk menentukan mana yang benar, kualitas dulu baru mahal, atau mahal dulu baru kualitas? Ippho menjelaskan, keduanya mungkin saja berlaku. Bisa jadi, harga ditetapkan mahal terlebih dahulu, sehingga produk dianggap berkualitas. Contoh lain, merek yang ngetop tentu saja dapat mendongkrak omzet. Namun jangan salah, omzet yang membludak juga dapat mengatrol merek. </p>
<p> Ippho berpandangan, aturan mengenai jungkir-balik ini jangan ditelan mentah. Pelaku bisnis perlu rajin mengamati aturan-aturan yang ada dalam bisnis. Setelah mengamati dengan seksama, pelaku bisnis dapat menemukan sendiri bahwa ada sejumlah aturan yang bisa dijungkir-balikkan, ada juga yang tidak bisa diutak-atik dan memang harus dipatuhi apa adanya.</p>
<p> Lantas bagaimana cara menemukannya? &#8220;Tak ada patokan sama sekali. Hanya jam terbang dan<em> feeling </em>dari seorang <em>marketer</em>-lah yang sanggup menentukan mana yang pantas dijungkir-balikkan, mana yang tidak,&#8221; jelasnya</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://female.kompas.com/read/2012/01/20/16442396/Hukum.Jungkir-Balik.Mengorbitkan.Merek" target="_blank">female.kompas.com</a></p>
<p>Sumber gambar : marketing.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/24/hukum-jungkir-balik-mengorbitkan-merek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marketing untuk Bisnis Kecil</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/21/marketing-untuk-bisnis-kecil/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/21/marketing-untuk-bisnis-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 07:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23103</guid>
		<description><![CDATA[Bagi segala jenis bisnis, strategi pemasaran memegang peranan penting dalam menunjang kesuksesan. Tentunya, strategi pemasaran bisnis kecil berbeda dengan bisnis yang sudah mapan.  Berikut ini kami paparkan beberapa strategi pemasaran bagi bisnis kecil yang disadur dari CNNMoney: 1. Jangan Beriklan seperti Bisnis Besar Bisnis besar beriklan untuk mengukuhkan merek dan penjualan di masa depan. Bila bisnis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23104" href="http://jpmi.or.id/2012/01/21/marketing-untuk-bisnis-kecil/small-business-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-23104" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/small-business-300x236.jpg" alt="" width="300" height="236" /></a>Bagi segala jenis bisnis, strategi pemasaran memegang peranan penting dalam menunjang kesuksesan. Tentunya, strategi pemasaran bisnis kecil berbeda dengan bisnis yang sudah mapan.  Berikut ini kami paparkan beberapa strategi pemasaran bagi bisnis kecil yang disadur dari <em>CNNMoney:</em></p>
<p><strong>1. Jangan Beriklan seperti Bisnis Besar</strong></p>
<p>Bisnis besar beriklan untuk mengukuhkan merek dan penjualan di masa depan. Bila bisnis Anda baru saja dimulai dalam skala yang kecil, lebih baik fokuskan iklan untuk mendongkrak penjualan. Caranya, cantumkan alamat lengkap atau nomor kontak yang jelas dalam iklan yang Anda buat, agar konsumen mudah menghubungi Anda.</p>
<p><strong>2. Tawarkan Versi Hemat</strong></p>
<p>Menghadapi produk baru yang belum dikenal, biasanya konsumen cenderung memilih yang murah harganya. Jadi, usahakan menjual dengan harga yang lebih rendah daripada produk sejenis yang lebih dulu terkenal. Bila kualitas produk Anda lebih baik dari produk pesaing, dengan harga yang lebih murah, konsumen pasti akan beralih ke Anda.</p>
<p><strong>3. Tawarkan Versi Premium</strong></p>
<p>Selain versi murah meriah, Anda bisa mendiversifikasi produk dengan menawarkan versi premiumnya. Anda bisa menggabungkan beberapa produk atau jasa dalam tawaran satu paket premium spesial, dengan harga yang lebih mahal.</p>
<p><strong>4. Gunakan Cara Pemasaran Kreatif</strong></p>
<p>Selain beriklan di media massa, rajin mengikuti bazar, Anda bisa meningkatkan penjualan dnegan berpromosi secara langsung kepada target market Anda. Contoh, buatlah leaflet dan kirimkan ke calon konsumen sesuai target.</p>
<p><strong>5. Iklan Kecil dan <em>Online</em></strong></p>
<p>Kurangi ukuran iklan sehingga Anda dapat memasang iklan lebih banyak dengan biaya yang sama. selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan internet untuk mengiklankan bisnis Anda.</p>
<p> <strong>6. Kerjasama dengan Pebisnis Kecil Lainnya</strong></p>
<p>Hubungi beberapa pebisnis kecil yang bukan kompetitor Anda. Tawarkan untuk bekerjasama dalam mempromosikan produk. Dengan demikian, area promosi Anda bisa lebih luas.</p>
<p> <strong>7. Manfaatkan Konsumen</strong></p>
<p>Konsumen yang loyal akan membantu perkembangan bisnis Anda. Manfaatkan mereka sebagai agen promosi tak resmi. Misalnya, dengan memberikan tawaran-tawaran khusus untuk mereka sebelum diberikan kepada khalayak umum. Pastikan pelanggan Anda setia, karena penguatan testimonial dari mereka jauh lebih efektif ketimbang iklan-iklan Anda di media massa.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/175-penjualan-dan-pemasaran.html?start=7" target="_blank">ciputraentrepreneurship.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: public-relations.my</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/21/marketing-untuk-bisnis-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Urgent : Ganti Nama ESEMKA</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/17/urgent-ganti-nama-esemka/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/17/urgent-ganti-nama-esemka/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 07:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23717</guid>
		<description><![CDATA[Apalah arti sebuah nama? Demikian kata pujangga William Shakespeare. A rose by any other name would smell as sweet- biar diganti namanya sekalipun,mawar akan tetap berbau harum. Shakespeare pasti belum memikirkan dampaknya bila nama bunga mawar tersebut diganti menjadi bunga terasi, mungkin tidak ada yang berani mendekat untuk mencium baunya. Nama mengandung doa. Seorang ibu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23718" href="http://jpmi.or.id/2012/01/17/urgent-ganti-nama-esemka/mobil-esemka-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-23718" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/Mobil-Esemka-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Apalah arti sebuah nama? Demikian kata pujangga William Shakespeare. <em>A rose by any other name would smell as sweet- </em>biar diganti namanya sekalipun,mawar akan tetap berbau harum.</p>
<p>Shakespeare pasti belum memikirkan dampaknya bila nama bunga mawar tersebut diganti menjadi bunga terasi, mungkin tidak ada yang berani mendekat untuk mencium baunya. Nama mengandung doa. Seorang ibu dan ayah perlu waktu berminggu-minggu untuk memilih nama bayinya.Jika perlu membuat riset yang sangat panjang, hanya untuk menemukan sebuah nama indah.</p>
<p> Dalam sebuah nama terkandung cita-cita yang dipanjatkan oleh orang tua kepada anaknya. Nama juga sebuah refleksi dari sebuah <em>group feeling.</em> Pada saat tinggal di Sydney, anak saya yang bernama Luthfan masih kelas 1 SD, sempat protes tentang namanya. Mengapa namanya berbeda dari teman-teman <em>Aussie-</em>nya, dan ia sering tidak nyaman karena namanya sulit diucapkan. Ia sempat meminta mengganti nama menjadi <em>Andrew </em>saja.</p>
<p> Yang lucu,teman kos saya di Bogor dulu mengalami hal sebaliknya. Karena namanya sangat keren dan kebarat-baratan <em>(James Hellyward), </em>maka pada saat berkenalan,ia sering dianggap sedang berusaha melucu. Mereka kemudian membalasnya dengan menyebut nama-nama asing lainnya misalnya John, Michael, Charles, dll untuk mengimbangi nama asli James.</p>
<p> Nama mengandung makna, dan makna itulah yang memberikan kelengkapan sebuah citra produk atau jasa. Gegap gempita mobil nasional (mobnas) ESEMKA disambut panas, hangat sampai dingin di masyarakat. Saya termasuk yang bersyukur dengan pencapaian anak bangsa, tetapi <em>concern </em>dengan pemilihan nama/<em>brand-</em>nya.</p>
<p> Eksplorasi media dan studi kecil-kecilan di <em>social network </em>menghasilkan <em>insights </em>yang terbagi dua, yang setuju dengan nama ESEMKA dan yang tidak setuju dengan nama tersebut. Pernyataan Shakespeare “apalah arti sebuah nama”, ini mungkin yang mendasari kubu yang mempertahankan pendapat bahwa apa pun namanya, ESEMKA, mobnas buatan anak negeri akan tetap membanggakan orang Indonesia.</p>
<p> “Yang penting adalah produknya. Kalau kualitasnya bagus, namanya boleh apa saja.” Saya termasuk kelompok yang menyarankan untuk ganti nama saja. Masih ada waktu untuk meramu ulang strategi <em>branding </em>produk harapan banyak orang ini.</p>
<p> Berikut ini ulasan alasannya.</p>
<p> Tip 1. Menjauh dari nama SMK, makna <em>brand </em>itu sarat dengan asosiasi. Jika asosiasinya kebetulan positif, itu menguntungkan. Tetapi sebaliknya,apabila namanya saja sudah mempunyai asosiasi pada hal-hal yang tidak sebenarnya atau mengurangi kepercayaan, maka menggunakan nama tersebut harus dipikirkan sekali lagi.</p>
<p> Seperti yang kita ketahui, SMK (dibaca ESEMKA) adalah sekolah yang sarat dengan praktik untuk siswa. Memberikan label yang diucapkan sama bunyinya dengan SMK akan mengingatkan calon pembeli bahwa produk ini adalah produk praktik.Bahwa kenyataannya produk ini sudah dikerjakan dengan profesional, berapa persen target pembelinya yang mengerti?</p>
<p> Tip 2. Pilih nama yang bisa diterima di dunia internasional Jika suatu saat produk ini sudah berhasil di pasar lokal, siapa tahu pasarnya akan menjadi lebih luas dari sekedar orang Indonesia yang menjunjung nasionalisme yang tinggi. <em>Brand Manager </em>harus memikirkan kemungkinan <em>brand extension </em>sejak sebelum produk hadir di pasaran.</p>
<p> Menyiapkan diri berarti melakukan studi penerimaan nama <em>brand,</em> apakah namanya cukup “enak” dan “bunyi” di telinga pasar internasional. Apakah dari nama tersebut membentuk persepsi terhadap image internasional yang akan diproyeksikan tersebut.</p>
<p> Tip 3. Cari nama yang gampang diingat dan disukai Seorang teman merespons status FB saya dengan komentar, “Aku kira lagi <em>ngebahas </em>SMK alias sekolah menengah kejuruan (zaman baheula)&#8230;.”. Sebenarnya persepsi ini tidak salah, karena memang saya sedang membahas tentang produk hasil sekolah SMK. Yang menarik untuk dicermati,SMK dikaitkan dengan sesuatu yang jadul/baheula, padahal SMK sendiri masih tetap ada dan bahkan makin eksis belakangan ini.</p>
<p> Betulkah nama ESEMKA punya konotasi produk sekolahan, sekolahan zaman baheula pula? ini harus dicek lebih jauh oleh pemilik <em>brand,</em>bagaimana untuk lepas dari asosiasi- asosiasi kurang menguntungkan tersebut. Teman yang lain menyangka saya sedang membahas Asemka, tempat jual-beli alat tulis di daerah Kota, Jakarta. Mungkin teman ini baca status saya sambil lalu saja, sehingga nama itu langsung dicek oleh bawah sadarnya secara cepat dan kemudian terjadilah mispersepsi.</p>
<p> Munculnya nama plesetan dari ESEMKA yang beredar di dunia maya juga merupakan sebuah indikasi bahwa tingkat “kepercayaan” masyarakat terhadap produk ini belum terbentuk. Nama ESEMKA dipelesetkan disejajarkan dengan <em>ESPEGE </em>(kependekan dari <em>sales promotion girl).</em></p>
<p> Lelucon yang mungkin lucu buat sebagian dari kita tetapi tidak untuk pengelola brand ESEMKA, seperti yang ditulis oleh teman pria di BBG : “Setelah mobil ESEMKA sukses menarik minat masyarakat maka di tahun 2012 akan segera diluncurkan tipe terbaru yaitu ESPEGE…dengan keunggulan mudah dikendarai, lebih empuk dan nyaman, tapi agak sedikit boros di dompet.”</p>
<p> Nama pelesetan dan lelucon itu mengisyaratkan masih jauhnya respek terhadap produk mobil ini. Di sinilah dualismenya. Mereka yang menyatakan kekagumannya terhadap prestasi anak negeri, belum tentu secara tulus menerimanya. Bila digali lebih jauh, maukah mereka membeli produk tersebut untuk digunakan sendiri? Pada umumnya masih menyimpan tanda tanya terhadap kualitasnya.</p>
<p> Dengan kata lain, seolah mengatakan,“Bagus sekali produk ini, tetapi sayangnya <em>NOT FOR ME!”</em>. Masih ada waktu untuk ganti nama,mumpung investasi di kegiatan <em>branding </em>dan <em>marcom </em>belum banyak. Jika perlu, diikuti dengan upacara tradisi Jawa yaitu membagikan bubur merah dan bubur putih agar proses ganti nama ini selamat!</p>
<p><strong>AMALIA E MAULANA PHD</strong><strong><br />
 <strong>Brand Consultant &amp; Ethnographer ETNOMARK Consulti</strong></strong></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://economy.okezone.com/read/2012/01/18/23/558934/urgent-ganti-nama-esemka" target="_blank">okezone.com</a></p>
<p>Sumber gambar : dniell.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/17/urgent-ganti-nama-esemka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendalami Marketing Campuran</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/14/mendalami-marketing-campuran/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/14/mendalami-marketing-campuran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 07:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23098</guid>
		<description><![CDATA[Dalam melakukan dan merencanakan strategi pemasaran, beberapa perusahaan telah menggunakan berbagai cara yang kemudian dikombinasikan menjadi satu. Jenis strategi pemasaran ini dikenal dengan istilah pemasaran campuran. Setidaknya ada beberapa strategi pemasaran perusahaan erat kaitannya dengan tiga kekuatan dasar utama yang meliputi pelanggan, perusahaan, dan kompetisi. Konsep pemasaran yang strategis selalu memfokuskan diri pada cara-cara ikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23099" href="http://jpmi.or.id/2012/01/14/mendalami-marketing-campuran/marketing-mix/"><img class="alignleft size-medium wp-image-23099" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/marketing-mix-300x189.jpg" alt="" width="300" height="189" /></a>Dalam melakukan dan merencanakan strategi pemasaran, beberapa perusahaan telah menggunakan berbagai cara yang kemudian dikombinasikan menjadi satu. Jenis strategi pemasaran ini dikenal dengan istilah pemasaran campuran.</p>
<p>Setidaknya ada beberapa strategi pemasaran perusahaan erat kaitannya dengan tiga kekuatan dasar utama yang meliputi pelanggan, perusahaan, dan kompetisi. Konsep pemasaran yang strategis selalu memfokuskan diri pada cara-cara ikut terjun dalam persaingan di mana perusahaan dapat secara efektif menempatkan diri terhadap pesaingnya. Pemasaran campuran dapat didefinisikan sebagai perpaduan berbagai strategi yang berupa kegiatan atau faktor-faktor penting yang merupakan hal-hal yang menjadi inti dari strategi pemasaran itu sendiri. Bersama-sama, tiga elemen dasar (perusahaan, kompetisi, dan pelanggan) membentuk interaksi terkait secara dinamis.</p>
<p>Seperti disadur dari <em>entrepreneur.com,</em> jika apa yang diinginkan pelanggan tidak cocok dengan kebutuhan perusahaan, dalam kelangsungan jangka panjang masa depan perusahaan mungkin akan dipertaruhkan. Strategi pemasaran harus terus dikembangkan. Perusahaan harus pintar mencari celah dan kesempatan di tengah tingginya persaingan. Selain mengembangkan pasar baru, pasar yang sudah terbentuk harus tetap dijaga melalui kualitas purnajual yang memuaskan pelanggan. Sebelum perusahaan baru melakukan aktivitas usahanya, ada baiknya perusahaan tersebut memiliki sebuah konsep.</p>
<p>Hal itu dimaksudkan agar perusahaan bisa memiliki arah yang jelas mengenai tujuan ataupun target. Konsep yang dianut sebuah perusahaan tidaklah sama. Konsep perusahaan merupakan falsafah atau anggapan yang dipercayai perusahaan sebagai dasar dari setiap kegiatannya untuk melayani kebutuhan konsumen. Dalam perkembangan waktu, konsep ini akan mengalami perkembangan.</p>
<p>Perkembangan konsep tersebut mencerminkan perkembangan penekanan kepentingan perusahaan atas bisnisnya. Perusahaan yang mempunyai konsep produksi, produk dan penjualan mempunyai kepentingan internal perusahaan lebih dominan. Perubahan pada konsep berikutnya tidak hanya berorientasi pada internal perusahaan, tapi juga kepentingan eksternal.</p>
<p>Setelah memiliki konsep, sebuah perusahaan baru juga harus memiliki tim yang akan menentukan proses kerja di dalam perusahaan. Untuk mencapai hal-hal besar, perusahaan harus mampu mengumpulkan pribadi-pribadi terbaik dalam sebuah tim. Kemudian diberikan arahan dan motivasi, untuk mencapai kinerja yang baik. Setiap anggota harus ditempatkan dalam tim yang sesuai dengan potensi, agar bisa memberikan nilai tambah kepada tim. Sebab, saat anggota tim berada di tempat yang sesuai dengan potensi dan keterampilan mereka, mereka akan memberikan hal-hal terbaik buat keberhasilan tim. Hal lain yang harus dibuat sebuah perusahaan baru sebelum memulai melakukan aktivitas pemasaran adalah membangun sistem.</p>
<p>Perusahaan harus membangun sistem dan pedoman yang akan dikembangkannya. Demikian juga dengan para pegawai, perlu memahami dan diberikan bekal pengetahuan tentang sistem perusahaan yang dijalankan perusahaan. Jangan lupa untuk terus mengecek apakah sistem yang dibangun sudah berjalan dengan baik atau tidak.</p>
<p>Pada umumnya, sebuah perusahaan baru harus mempersiapkan investasi yang cukup besar. Hal ini karena pada beberapa bulan pertama, sebuah perusahaan belum akan mendapatkan keuntungan dari aktivitas usahanya. Ini karena mereka masih harus membangun kepercayaan dan jaringan bisnisnya. Tapi kalau bergerak pada perusahaan jasa, seharusnya perusahaan tersebut sudah bisa mendapatkan keuntungan mulai dari awal aktivitas.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/175-penjualan-dan-pemasaran/13343-mengenal-strategi-pemasaran-campuran.html" target="_blank">ciputraentrepreneurship.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: businessnewstreasure.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/14/mendalami-marketing-campuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Langkah Ketika Bisnis Mendadak Sukses</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/10/9-langkah-ketika-bisnis-mendadak-sukses/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/10/9-langkah-ketika-bisnis-mendadak-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 07:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23471</guid>
		<description><![CDATA[Ketika bisnis Anda yang berskala kecil mendapat liputan dari media, pengaruhnya tak pernah Anda bayangkan. Tiba-tiba, restoran Anda dibanjiri pengunjung, atau produk Anda mendapat pesanan barang dari kota-kota lain. Kesuksesan yang diperoleh dalam &#8220;semalam&#8221; ini kerap berubah menjadi mimpi buruk. Ya, banyak pemilik bisnis yang tak siap dengan keberhasilan tersebut, seperti kekurangan modal, staf, atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23473" href="http://jpmi.or.id/2012/01/10/9-langkah-ketika-bisnis-mendadak-sukses/ngantri-di-rumah-makan/"><img class="alignleft size-medium wp-image-23473" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/ngantri-di-rumah-makan-300x198.jpg" alt="" width="300" height="198" /></a>Ketika bisnis Anda yang berskala kecil mendapat liputan dari media, pengaruhnya tak pernah Anda bayangkan. Tiba-tiba, restoran Anda dibanjiri pengunjung, atau produk Anda mendapat pesanan barang dari kota-kota lain. Kesuksesan yang diperoleh dalam &#8220;semalam&#8221; ini kerap berubah menjadi mimpi buruk. Ya, banyak pemilik bisnis yang tak siap dengan keberhasilan tersebut, seperti kekurangan modal, staf, atau infrastruktur untuk melayani permintaan dalam jumlah besar. Akhirnya, ia malah menghabiskan hasil keuntungannya hanya untuk bersenang-senang.</p>
<p>Itulah sebabnya, Anda membutuhkan semacam <em>survival guide</em> untuk membantu Anda berpikir dengan cepat dan bertindak dengan sigap ketika suatu saat Anda menyadari bahwa Anda telah menerima kesuksesan. Rosalind Resnick, CEO Axxess Business Consulting, perusahaan konsultan untuk startups dan bisnis kecil, berbagi tips untuk Anda.</p>
<p> <strong>1. Berhenti sejenak</strong>. Wajar bila Anda ingin merayakan kesuksesan Anda, tetapi jangan segera <em>shopping</em> gila-gilaan, liburan ke Eropa bersama keluarga, atau membeli mobil mewah. Order besar yang Anda terima, atau liputan media terhadap bisnis Anda tidak berarti uang langsung mengalir masuk ke rekening Anda. Setidaknya, tidak sekarang. Bukankah pesanan barang akan membuat Anda harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli material, membayar gaji karyawan, atau membiayai operasional? Untuk memenuhi produksi, Anda mungkin malah butuh tambahan modal.</p>
<p><strong>2. Susun strategi</strong>. Anda pasti mendapat tekanan dari pelanggan untuk segera mengirimkan pesanan barang. Sementara memproduksi barang, luangkan waktu bersama partner bisnis untuk menyusun rencana yang akan datang. Anda perlu memperkirakan berapa unit produk yang akan dibeli pelanggan, atau berapa besar biaya untuk memproduksi dan melakukan pengiriman barang. Atau, berapa banyak karyawan tambahan yang dibutuhkan untuk membantu menangani produksi.</p>
<p><strong>3. Cari bantuan. </strong>Anda mungkin begitu bersemangat sehingga bertekad untuk melakukan semuanya sendiri. Tetapi, pikirkan lagi. Sekeras apapun Anda bekerja, Anda tetaplah butuh istirahat. Saat itulah Anda membutuhkan orang lain untuk membantu Anda. Jika perusahaan Anda sudah memiliki karyawan, mintalah mereka bekerja lembur untuk membantu menyelesaikan pekerjaan. Kalau Anda tergolong orang yang biasa bekerja sendiri, mintalah bantuan teman-teman atau anggota keluarga. Bagaimana bila mereka tidak memiliki kemampuan yang Anda butuhkan? Anda bisa memasang iklan untuk mencari freelancer yang terlatih atau kontraktor yang independen. Namun karena kesuksesan Anda belum tentu berlaku selamanya, jangan memutuskan untuk merekrut karyawan tetap dengan segala fasilitas kesehatan atau pinjaman rumah, sampai kondisi perusahaan Anda stabil.</p>
<p> <strong>4. Bina kerjasama produksi</strong>. Bisnis skala kecil seperti membuat sabun buatan tangan bisa saja mendapat pesanan dengan kapasitas jutaan unit dari jaringan perusahaan berskala besar. Itulah sebabnya Anda perlu bekerjasama dengan perusahaan yang bisa membuat sampel atau prototip produk Anda, dan memproduksinya dalam jumlah besar. Tak akan sulit menemukan produsen yang dapat memproduksi barang berkualitas baik. Anda bisa menghubungi asosiasi perdagangan untuk berkonsultasi dan mendapat rujukan. </p>
<p> <strong>5. Ciptakan jaringan distribusi. </strong>Ketika memperoleh liputan media mengenai produk atau jasa Anda, Anda akan mulai menerima banyak pesanan dari konsumen dan retailer di penjuru tanah air. Saat itu, Anda pasti membutuhkan bantuan untuk menjual atau melayani pelanggan-pelanggan baru. Daripada merekrut manajer penjualan berskala nasional, dan membuka kantor di kota-kota lain, akan lebih hemat-biaya jika Anda menjual produk melalui perwakilan produsen Anda. Perwakilan ini akan bertindak sebagai agen penjualan independen, dan bekerja berdasarkan komisi. Kebanyakan perwakilan memiliki hubungan jangka panjang dengan <em>retailer </em>yang menjual barang mereka, dan kadangkala mensponsori <em>booth-booth</em> di pameran perdagangan untuk memamerkan produk.</p>
<p><strong>6. Berkomunikasilah dengan pelanggan</strong>. Komunikasi menjadi &#8220;jantung&#8221; dari relasi Anda dengan pelanggan. Dengan komunikasi -yang saat ini banyak dilakukan melalui media sosial- Anda bisa memberitahukan kepada pelanggan jika ada keterlambatan pengiriman barang, misalnya. Anda juga bisa mempromosikan produk apa yang akan segera beredar dan perlu dimiliki pelanggan. Hal ini biasanya berlaku untuk produk apparel atau apapun yang sifatnya musiman. </p>
<p> <strong>7. Dongkrak kesuksesan Anda</strong>. Yang tersulit saat menghadapi kesuksesan yang tiba-tiba adalah menjaga agar bisnis tetap berjalan. Anda tentu tak ingin mendapati gudang Anda masih menyimpan ratusan atau ribuan barang yang teronggok tidak terurus, bukan? Anda bisa mencoba menemukan pasar baru untuk produk dan layanan Anda, atau menciptakan cara baru untuk mempublikasikannya. Toko online, misalnya, kini makin populer. Anda bisa mencobanya untuk meraih pasar yang lebih luas.</p>
<p> <strong>8. Buat investasi.</strong> Rasanya memang sungguh menggoda untuk membelanjakan keuntungan yang Anda peroleh untuk bersenang-senang. Namun ingatlah bahwa hidup Anda masih panjang, dan bisnis masih perlu dikembangkan. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menginvestasikan kembali beberapa bagian dari keuntungan tersebut untuk mengembangkan bisnis. Anda bisa membayar utang, membeli peralatan baru, membuat menu-menu baru, merekrut tenaga kerja baru, atau membuka toko baru di lokasi lain. </p>
<p> <strong>9. Belajar dari kesalahan</strong>. Setelah eforia kesuksesan berlalu, luangkan waktu kembali bersama partner dan staf Anda untuk mengevaluasi hasil kerja Anda. Apa yang membuat bisnis sukses, apa yang berjalan dengan tidak semestinya, dan apa yang menurut Anda bisa dilakukan untuk memperbaiki kinerja di masa mendatang. Hal ini akan membantu Anda memastikan strategi berjalan sesuai rencana jika suatu saat Anda berhasil mensukseskan produk baru. Siapa tahu, kesuksesan akan terjadi lebih cepat dari yang Anda harapkan.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://female.kompas.com/read/2012/01/07/15464618/9.Langkah.Ketika.Bisnis.Mendadak.Sukses." target="_blank">female.kompas.com</a></p>
<p>Sumber gambar : kulineronline.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/10/9-langkah-ketika-bisnis-mendadak-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah Cara UKM Menangkan Persaingan Lewat Facebook</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/07/inilah-cara-ukm-menangkan-persaingan-lewat-facebook/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/07/inilah-cara-ukm-menangkan-persaingan-lewat-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 07:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur I</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23094</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda pemilik usaha kecil menengah yang sedang membangun reputasi di Facebook? Jika betul, uraian berikut ini bisa jadi jawaban dari apa yang Anda cari selama ini.  Di era jejaring sosial seperti sekarang, perusahaan besar maupun mikro memiliki kesempatan yang setara untuk tampil kreatif di depan konsumen potensial mereka. Nah, Anda sebagai seorang pemilik usaha [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23095" href="http://jpmi.or.id/2012/01/07/inilah-cara-ukm-menangkan-persaingan-lewat-facebook/marketing-facebook/"><img class="alignleft size-medium wp-image-23095" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/marketing-facebook-300x189.jpg" alt="social media" width="300" height="189" /></a>Apakah Anda pemilik usaha kecil menengah yang sedang membangun reputasi di Facebook? Jika betul, uraian berikut ini bisa jadi jawaban dari apa yang Anda cari selama ini.  Di era jejaring sosial seperti sekarang, perusahaan besar maupun mikro memiliki kesempatan yang setara untuk tampil kreatif di depan konsumen potensial mereka. Nah, Anda sebagai seorang pemilik usaha kecil menengah tak perlu khawatir, dengan menerapkan kiat-kiat berikut, tak mustahil bisnis Anda bisa melejit dan lebih populer daripada bisnis lain yang sudah lebih dahulu ada.</p>
<p>Kuncinya adalah pelajari bagaimana perusahaan besar menggunakan Facebook, ketahui kelebihan dan kelemahannya. Meskipun ada perbedaan, terdapat kiat-kiat yang bisa diterapkan baik untuk perusahaan besar atau usaha kecil. Berikut adalah keenam kiat yang disarikan dari paparan Jim Belosic.</p>
<p><strong>1. Susun Rencana dan Strategi</strong></p>
<p>Perusahaan besar memiliki rencana untuk lamanFacebook mereka secara terperinci. Merek berfokus pada penentuan strategi, alur kerja dan prediksi kinerja dan hasilnya. Mereka memiliki tujuan spesifik dalam benak dan mereka mengetahui apa saja kendala utama yang akan dihadapi dalam perjalanan untuk mencapai tujuan tersebut.</p>
<p>Para pemilik usaha kecil di sisi lain, sering membuat laman Facebook hanya karena mereka melihat perusahaan lain sudah melakukannya atau mereka membaca di sebuah sumber bahwa para pakar menyarankan mereka untuk memiliki laman Facebook khusus. Namun mereka membuat laman Facebook tanpa tujuan yang jelas. Anda bisa saja tidak memiliki kekuatan manusia atau finansial untuk menyamai usaha yang lebih besar dalam upaya Facebook mereka tetapi hal itu tidak berarti Anda harus menyerah begitu saja.</p>
<p>Pikirkan tentang apa yang Anda hendaki dari laman Facebook Anda. Apakah itu traffic ke situs bisnis Anda, penjualan yang lebih tinggi, memperbanyak relasi atau pengikut dalam mailing list Anda? Pikirkan tujuannya dengan masak- masak karena itulah langkah pertama dalam memulai dan mengarahkan setiap langkah Anda di Facebook.</p>
<p><strong>2. Gunakan Aplikasi Tab yang Terkustomisasi</strong></p>
<p>Anda mungkin sudah menyaksikan tabs laman terkustomisasi yang begitu mempesona yang dimiliki oleh perusahaan besar. Beberapa tahun lalu, perusahaan-perusahaan umumnya harus menyewa jasa desainer untuk membuat tabs seperti ini. Mereka melakukannya dari dasar, sangat menguras tenaga dan sulit untuk dipertahankan dalam jangka lama. Pekerjaan tersebut hampir serupa dengan pekerjaan penuh waktu yang tidak bisa didanai oleh sebuah usaha kecil. ShortStack, bersamaan dengan aplikasi lain, memberikan pemilik bisnis kecil kemampuan utnuk membuat tab mereka sendiri dengan tingkat kesulitan yang lumayan rendah.</p>
<p>Anda tak perlu lagi harus menguasai bahasa pemrograman dan Anda bahkan tidak perlu menjadi desainer web yang piawai untuk itu. Mereka akan memberikan Anda tampilan dan fungsionalitas yang mampu disajikan oleh perusahaan-perusahaan besar dalam laman Facebook mereka dengan biaya yang lebih terjangkau. Aplikasi-aplikasi tab terkustomisasi berikut ini sehingga penting bagi Anda untuk memanfaatkan mereka.</p>
<p><strong>3. Tekankan Interaksi</strong></p>
<p>Pengguna Facebook menghendaki interaksi dan perhatian dan inilah yang kadang diabaikan oleh perusahaan besar. Perusahaan besar mengetahui bagaimana menyenangkan penyuka laman Facebooknya.</p>
<p>Sayangnya, tampaknya sebagian besar pemilik bisnis kecil kurang memperhatikan hal ini. Laman Facebook mereka hanya terdiri dari sekumpulan gambar, bio yang singkat dan mungkin peta. Namun inilah konten yang statis ini tidak akan membuat pengguna terpesona.</p>
<p>Agar bisa mendapatkan hasil maksimal, Anda harus melakukan apa yang seharusnya dilakukan dalam Facebook, yaitu melibatkan pengguna lain dan berinteraksi dengan intens di dalamnya.</p>
<p>Fitur-fitur promosi seperti kontes, hadiah dan sebagainya tersedia pada aplikasi tab kustom yang ada di pasaran. Sehingga jika Anda tidak menggunakan aplikasi tab terkustomisasi, daftarlah, buat konten yang mampu melibatkan dan membuat pengguna merasa tertarik untuk berinteraksi. </p>
<p><strong> 4. Selalu Siap Sedia</strong></p>
<p>Facebook berkenaan dengan individu, pelanggan Anda. Bisnis besar memiliki manajer komunitas, posisi yang berhubungan dengan pelanggan mereka sehari-hari. Pemilik bisnis kecil sering memeriksa laman Facebook bisnis sekali atau dua kali dalam seminggu, menanggapi hanya sesekali. Namun Anda tidak akan merasa nyaman mengetahui pelanggan berada di toko tanpa ada seseorang yang menanggapi pertanyaan mereka, atau menjawab pertanyaan mereka mengenai produk atau jasa yang Anda jual. Maka dari itu, ushaakan untuk terus siap siaga secara online.</p>
<p>Kesiapsiagaan Anda dalam menanggapi komunitas online Anda di Facebook bisa jadi apa yang memotivasi Anda untuk datang dan membeli, sehingga periksa laman Facebook Anda lebih sering dan tanggapi jika sejumlah fans mencoba berinteraksi dengan Anda di dinding (wall).</p>
<p><strong> 5. Ambil Tindakan</strong></p>
<p>Mengumpulkan umpan balik dan mengamati perubahan yang terjadi ialah bagian dari pekerjaan manajer komunitas bisnis besar. Namun memanfaatkan sata semacam itu biasnaya meliputi laporan, rapat panitia, barang yang dijual dan langkah-langkah lainnya dalan hirarki birokratis perusahaan besar. Inilah posisi Anda, sebagai seorang pemilik bisnis, memiliki keunggulan.</p>
<p>This is where you, as a small business owner, really have an advantage. Tulis di wall Anda yang berasal dari pelanggan menjadi umpan balik instan yang bisa Anda gunakan untuk membuat perubahan yang diperlukan, memecahkan masalah dan bahkan menikmati pujian. Dan karena Andalah si pemilik, Anda harus membuat keputusan.Tim-tim yang berasal dari usaha besar kemungkinan kecil memiliki waktu untuk menyetujui sebuah tanggapan. Itu semua terserah Anda dan Anda bisa mewujudkannya sekarang.</p>
<p><strong>6. Bersikap Fleksibel</strong></p>
<p>Korporasi besar cenderung lamban dalam membuat keputusan. Tak hanya dalam hal laporan dan rapat, ada juga perencanaan dan pemasaran. Sebagai hasilnya, manajer komunitas bisnis besar memiliki tingkat flekibilitas yang lebih rendah.</p>
<p>Namun ushaa kecil menengah tidak perlu harus mengejar kesuksesan ala korporasi besar. Misalnya jika Anda seorang pemilik restoran yang ingin ada lebih banyak pengunjung dan pembeli dalam restoran Anda malam ini, mengapa tidak memberitahukannya dalam laman Facebook bisnis restoran Anda, dan Anda bisa tawarkan siapa saja yang datang dan terlibat dalam pembahasan tersebut akan mendapatkan hadiah tertantu.</p>
<p>Jika Anda memiliki terlalu banyak inventaris yang Anda ingin singkirkan segera sebelum pengiriman selanjutnya tiba? Anda bisa beritahukan di Facebook bahwa hari ini akan ada potongan 25% bagi fans yang tertarik. Mereka yang tertarik bisa mencetak kupon dan menunjukkannya. Menciptakan sebuah perasaan pentingnya kecepatan tanggapan dan penawaran yang menggiurkan terhadap fans ialah dua cara yang baik dalam mengingkatkan respon komunitas yang kuat.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber artikel: <a href="http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/53-pelayanan-konsumen/13346-6-cara-ukm-menangkan-persaingan-lewat-facebook.html" target="_blank">ciputraentrepreneurship.com</a> dan redaksi</p>
<p>Sumber gambar: facebookmarketingstore.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/07/inilah-cara-ukm-menangkan-persaingan-lewat-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trik Agar Presentasi Anda Sempurna</title>
		<link>http://jpmi.or.id/2012/01/03/trik-agar-presentasi-anda-sempurna/</link>
		<comments>http://jpmi.or.id/2012/01/03/trik-agar-presentasi-anda-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 07:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaktur II</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing & Sales]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jpmi.or.id/?p=23239</guid>
		<description><![CDATA[Melakukan presentasi di depan bos dan kolega bukanlah hal yang mudah bagi beberapa orang. Tak sedikit orang merasa takut untuk melakukannya. Berbagai perasaan antara grogi, takut salah berbicara atau lupa akan topik pembicaraan, bercampur menjadi satu. Oleh karena itu, persiapan secara matang merupakan kunci keberhasilan dalam melakukan presentasi. Seperti dilansir dari How To Do Things, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-23240" href="http://jpmi.or.id/2012/01/03/trik-agar-presentasi-anda-sempurna/presentasi-bisnis/"><img class="alignleft size-medium wp-image-23240" src="http://jpmi.or.id/files/2012/01/Presentasi-bisnis-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Melakukan presentasi di depan bos dan kolega bukanlah hal yang mudah bagi beberapa orang. Tak sedikit orang merasa takut untuk melakukannya. Berbagai perasaan antara grogi, takut salah berbicara atau lupa akan topik pembicaraan, bercampur menjadi satu.</p>
<p>Oleh karena itu, persiapan secara matang merupakan kunci keberhasilan dalam melakukan presentasi. Seperti dilansir dari How To Do Things, ada lima trik agar presentasi Anda sempurna.</p>
<p> <strong>1. Persiapkan materi dan perlengkapannya</strong></p>
<p> Sebelum Anda melakukan presentasi, Anda patut mempersiapkan materi terlebih dahulu. Kemudian periksalah segala kelengkapan yang akan Anda bawa seperti file presentasi, laptop dan segala sesuatunya. Salah satu alasan kebanyakan orang merasa takut melakukan presentasi yaitu karena mereka takut lupa materi yang harus dipresentasikan. Untuk itulah segala persiapan yang matang merupakan kunci dalam menghilangkan masalah ini. Buatlah catatan kecil berisikan poin penting yang harus Anda sampaikan saat presentasi, sehingga Anda tidak akan lupa dengan materi yang harus dibahas.</p>
<p> <strong>2. Latihan presentasi</strong></p>
<p> Latihan presentasi merupakan salah satu dari lima trik yang harus Anda lakukan sebelum presentasi. Anda dapat berlatih presentasi terlebih dahulu di depan teman atau di depan kaca. Hal ini penting karena dengan latihan akan membuat Anda menjadi lebih terbiasa dalam melakukan presentasi, sehingga Anda merasa lebih baik dalam melakukannya, relaks dan tidak grogi.</p>
<p> <strong>3. Kenali siapa pendengarnya</strong></p>
<p> Mengenali siapa pendengar Anda penting untuk diketahui. Dengan begitu Anda dapat menyusun kalimat untuk dipresentasikan yang sesuai dengan pendengar Anda. Dengan mengetahui siapa pendengar Anda, dapat menjadi langkah awal Anda membuat mereka terpesona.</p>
<p> <strong>4. Datang lebih awal</strong></p>
<p> Anda perlu datang lebih awal untuk melihat tata letak ruangannya seperti apa. Apabila Anda melakukan presentasi dengan menggunakan slide, Anda harus mempersiapkannya terlebih dahulu. Sehingga pada saat Anda dipanggil untuk melakukan presentasi, slide materi presentasi sudah ada di layar. Namun jika Anda bukan ditempatkan pada jam awal untuk melakukan presentasi, dengan datang lebih awal, Anda memiliki kesempatan untuk mendengarkan pembicara lain yang dapat memotivasi Anda untuk lebih relaks melakukan presentasi.</p>
<p> <strong>5. Tenang, sederhana dan yakin</strong></p>
<p> Anda melakukan presentasi untuk memberikan informasi dan meyakinkan pendengarnya. Oleh karena itu, sebelum dapat meyakinkan pendengar Anda, Anda juga perlu menenangkan diri terlebih dahulu agar lebih relaks. Kemudian Anda sendiri juga harus yakin betul bahwa materi yang disampaikan merupakan hal penting. Gunakanlah bahasa sederhana dan tidak rumit dan jelaskan sesuatu dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh pendengar Anda.</p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p><br class="spacer_" /></p>
<p>Sumber : <a href="http://www.wolipop.com/read/2012/01/03/130724/1805552/1133/trik-agar-presentasi-anda-sempurna?w992201835" target="_blank">wolipop.com</a></p>
<p>Sumber gambar : ilawati-apt.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jpmi.or.id/2012/01/03/trik-agar-presentasi-anda-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

